// <![CDATA[USULAN PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN KEBUN RAYA CIBODAS MENGGUNAKAN METODE HOUSE OF QUALITY (HOQ)]]> 0415016301 - Abu Bakar Ir.,MM. Dosen Pembimbing 1 0410126901 - Lisye Fitria, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 ANGGRAENI / 13-2004-014 Penulis
Kebun raya adalah suatu tempat atau wadah yang dapat memberikan sumbangan positif bagi upaya pelestarian lingkungan. Kebun Raya Cibodas merupakan kawasan wisata alam yang menjadi salah satu tempat wisata yang banyak diminati keluarga untuk berlibur. Dalam beberapa tahun ke depan Kebun Raya Cibodas sebagai tempat pariwisata ingin mewujudkan Visit Indonesia Year. Akan tetapi dalam beberapa tahun terakhir Kebun Raya Cibodas sebagai tempat pariwisata masih memiliki kekurangan terkait dengan penurunan jumlah pengunjung. Dalam kurun waktu tahun 2005-2009 jumlah total pengunjung Kebun Raya Cibodas terus mengalami penurunan pengunjung yang cukup signifikan. Pada tahun 2005 jumlah pengunjung sebanyak 554.967 orang, tahun 2006 sebanyak 523.247 orang, tahun 2007 sebanyak 503.966 orang, tahun 2008 sebanyak 435.743, dan pada tahun 2009 481.936 orang. Selain itu juga terdapat banyak keluhan yang disampaikan pengunjung, seperti karyawan kurang sigap dalam melayani pengunjung, serta dari segi keamanan yang diberikan kurang membuat pengunjung merasa kurang nyaman. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian Tugas Akhir adalah memberikan usulan perbaikan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan jasa Kebun Raya Cibodas. Penelitian ini dilakukan dengan metode House Of Quality (HOQ). Konsep HOQ adalah mengkombinasikan voice of customer atau kebutuhan pelanggan dengan karakteristik teknis yang dibuat tim pengembang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Tahap-tahap dalam pembuatan HOQ dimulai dengan identifikasi kebutuhan konsumen (customer needs), membentuk planning matriks, identifikasi karakteristik teknik (technical response), penentuan relationship matriks, penentuan technical correlation, dan penentuan technical matriks. Dalam membentuk planning matriks terdapat beberapa tahap, yaitu menghitung importance to customer, menghitung current satisfaction performance, penentuan goal, menghitung importance ratio, penentuan sales point, menghitung raw weight&normalized raw weight. Sedangkan untuk menghitung dan penentuan technical matriks terdapat dua tahap, yaitu menghitung contributions&normalized contributions dan prioritas. Hasil yang di dapat dari matriks House of Quality adalah urutan prioritas technical matrix. Berdasarkan urutan prioritas terdapat beberapa item pernyataan yang harus diperbaiki yaitu Penataan landskap Kebun Raya Cibodas, Kesediaan dan kesigapan karyawan dalam melayani pengunjung, Keamanan dari tindak kejahatan fisik dan kehilanagan barang yang dibawa pengunjung, Toilet bersih dan mudah ditemui di sekitar tempat rekreasi, dan Papan peta informasi lokasi rekreasi jelas dan mudah ditemui.