<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2708">
<titleInfo>
<title><![CDATA[USULAN PERBAIKAN SISTEM KERJA BAGIAN PENGEPAKAN TEH BERDASARKAN INDEKS OCCUPATIONAL REPETITIVE ACTION (OCRA) (STUDI KASUS PT. PERKEBUNAN NUSANTARA VIII SANTOSA)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>WIMA NURNITA / 13.2006.057</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>0409066802 - Caecilia Sri Wahyuningsih, Ir., MT.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>0425107701 - Hendro Prassetiyo, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Industri]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTI]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2010]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pekerja yang melakukan kegiatan berulang secara manual dalam satu siklus, sangat rentan mengalami cedera kerja yang disebut dengan Repetitive Strain Injury (RSI). Apabila pekerjaan berulang dilakukan dengan cara yang nyaman dan sesuai dengan standar yang ergonomis, maka semua pekerjaan akan berlangsung dengan efektif dan efisien. Stasiun kerja pengepakan teh di PT. Perkebunan Nusantara VIII, terdiri dari 5 tahap proses yang hanya dibantu oleh 2 buah mesin dan 4 orang operator tanpa adanya pergantian shift. Jenis pekerjaan pada stasiun kerja pengepakan adalah pekerjaan berat yang berulang. Tahap proses pengisian dan capping merupakan tahap yang paling rentan terjadi cedera kerja karena masing-masing proses dilakukan oleh 1 orang yang sama, dan beban yang sangat berat, terbukti dari adanya keluhan operator mengenai rasa lelah dan pegal terutama pada bagian pundak dan lengan. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka berpotensi terjadinya gangguan musculoskeletal yaitu gangguan pada bagian otot skeletal mulai dari keluhan sangat ringan sampai sangat sakit.
Metode yang paling tepat untuk mengidentifikasi beban kerja pada tahap proses pengisian dan capping adalah Occupational Repetitive Action (OCRA). Metode ini merupakan metode untuk mengidentifikasi beban kerja operator dengan pekerjaan berulang, khusus alat gerak tubuh bagian atas. Setelah kondisi awal diidentifikasi, tahap yang termasuk kedalam klasifikasi sangat beresiko adalah tahap pengisian yang menghasilkan nilai indeks OCRA 9.0 (tidak diizinkan) untuk tubuh bagian kanan dan 5.4 (tidak diizinkan) untuk tubuh bagian kiri.
Kemudian dilakukan tindakan pengendalian pada postur operator dengan mengurangi gerakan manual untuk meminimisasi gerak pada bahu, lengan, dan jari tangan. Tindakan pengendalian dilakukan dengan membuat suatu alat bantu untuk memudahkan proses pengisian yaitu berupa perpaduan alas dan box yang dapat digerakan agar isi teh dalam karung/ papper sack padat dan rata. Hasilnya, indeks OCRA turun menjadi 1.3 (dapat diterima) untuk tubuh bagian kanan dan 0.8 (dapat diterima) untuk tubuh bagian kiri.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[sistem kerja, teh, OCRA]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[1227TI/11]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[1227TI/11]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[1227TI/11]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="19105" url="" path="/132006057_1227TI-11.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[USULAN PERBAIKAN SISTEM KERJA BAGIAN PENGEPAKAN TEH BERDASARKAN INDEKS OCCUPATIONAL REPETITIVE ACTION (OCRA) (STUDI KASUS PT. PERKEBUNAN NUSANTARA VIII SANTOSA)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2708]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-03-29 09:56:54]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-15 10:04:52]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>