// <![CDATA[SEKOLAH TINGGI MUSIK BANDUNG]]> LA ODE ABDUL FATHIR / 21.2004.112 Dosen Pembimbing 1 Achsien Hidayat, ST., MT. Dosen Pembimbing 2 Juarni Anita Ir., M.Eng. Dosen Pembimbing 1
Sekolah Tinggi Musik Bandung merupakan sebuah sarana pendidikan yang diperuntukkan bagi penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar tingkat perguruan tinggi (PT) yang mengkhususkan pendidikan itu sendiri ke dalam bidang seni musik, yang berlokasi di kota Bandung. Tema yang diambil dalam proyek tugas akhir ini adalah Arsitektur Ekologi, yaitu suatu solusi desain dalam arsitektur dengan orientasi ekologi yang ramah lingkungan dimana setiap aspek dipikirkan secara keseluruhan dan terintegrasi. Suatu bangunan yang berarsitektur ekologi harus bisa berinteraksi atau berhubungan timbal balik dengan lingkungan tempat bangunan tersebut berlokasi, baik itu secara kontekstual maupun secara finansial dan lingkungan alam. Selain itu pemenuhan akan efisiensi dan kenyamanan penghuninya membuat bangunan yang menggunakan arsitektur ekologi begitu mementingkan penggunaan sesuatu yang alami sehingga selain diperolehnya kenyamanan, juga penghematan dan efisiensi energi pada bangunan ini. Proyek Tugas Akhir ini memiliki tujuan mendukung berkembangnya dunia pendidikan seni musik yang ada di Kota Bandung pada khususnya, sehingga mutu pendidikan yang ada di Indonesia pada umumnya akan meningkat dan mampu bersaing di era globalisasi. Selain itu juga dapat menjadi wadah untuk pengembangan bakat dan hobi, khususnya di bidang seni musik yang dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat kota Bandung, memperkaya khazanah Kota Bandung sebagai kota musik dan kota pendidikan, serta diharapkan bangunan dapat menyumbang iklim mikro dalam skala kawasan dan turut melestarikan lingkungan alam dan lingkungan sekitar. Perencanaan proyek ini diawali dengan menganalisa kondisi tapak, kebutuhan ruang, dan aktivitas yang akan terjadi. Setelah proses perencanaan, kebutuhan ruang yang dibutuhkan disesuaikan dengan luas tapak. Proses perencanaan menjadi titik awal untuk dilanjutkan menuju proses perancangan. Kemudian, segala aspek yang telah dituangkan dalam proses perencanaan dilanjutkan menjadi proses skematik. Semua proses tersebut menjadi satu kesatuan untuk mencapai proses perancangan yang utuh. Metode yang digunakan adalah metode analisis yang dilakukan meliputi tahap pengumpulan data (studi literatur, observasi lapangan, wawancara, studi banding, seleksi), tahap analisis dan sintesis, dan tahap pengembangan konsep. Proses konsep perancangan ini mengacu pada hasil analisis dan studi pembelajaran berdasarkan tema dan judul yang diambil. Dengan adanya proyek ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengolahan tema dan judul serta pengembangan pola pembelajaran akan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang diharapkan akan meningkatkan potensi sumberdaya pelajar dan masyarakat di kawasan tertentu.