// <![CDATA[BANDUNG BUSINESS HOTEL]]> M. RAJABAT ZIKRI / 21.2005.025 Dosen Pembimbing 1 Shirley Wahadamaputera, Ir., MT 0430067401 - Erwin Yuniar Rahadian, Ir., MT.
Bandung heurin ku (sesak oleh) tangtung. Istilah ini mungkin akan semakin menjadi ketika Pemkot Bandung mewujudkan rencananya membangun 22 hotel baru. Selain heurin ku (sesak oleh) fisik bangunan hotel, mulai tahun 2010 Bandung juga akan semakin heurin ku para wisatawan. Bagaimana tidak, wisatawan yang sebelumnya berkunjung ke Bandung tanpa menginap, akan digoda untuk menghabiskan malam di kota kembang dengan harga kamar hotel yang kompetitif. Disatu sisi, ini merupakan potensi untuk menambah PAD (pendapatan asli daerah) kota Bandung, di sisi lain, banyak pihak mempertanyakan dampak lingkungan dari rencana ini. Bandung merupakan kota besar ketiga di Indonesia yang telah mengalami perkembangan yang pesat disegala bidang. Kota Bandung dengan potensi geologis, industri dan pariwisatanya, banyak mengundang para investor bisnis pariwisata dan perhotelan untuk menanamkan asetnya di kota ini. Hal ini dapat dibuktikan dengan pesatnya pertumbuhan bisnis dibidang perhotelan yaitu dengan munculnya hotel-hotel baru baik dengan kategori hotel melati sampai dengan kategori hotel bebintang lima yang memilki jaringan internasional. Dengan munculnya banyak usahawan yang bergerak dibidang perhotelan, menimbulkan persaingan perhotelan di Bandung. Dengan ketatnya persaingan dibidang perhotelan, sehingga diperlukan suatu faktor pendukung yang dapat menampilkan nilai tambah komersial secara umum. Salah satu faktor tersebut adalah penampilan fisik arsitektural bangunan. Dilihat dari kelebihan-kelebihan itu maka keberadaan hotel di Kota Bandung sangatlah penting untuk memenuhi kebutuhan akan sarana peginapan. Karena Kota Bandung merupakan salah satu kota di Indonesia yang tumbuh dari sektor bisnis dan pariwisata, sehingga akan banyak dikunjungi oleh para pendatang. Objek wisata yang ada di dalam Kota Bandung adalah pusat perbelanjaan, galeri, museum, taman budaya, tempat-tempat bersejarah dan lain-lain. Sedangkan di luar Kota Bandung seperti Bandung Utara adalah Cisarua, Ciater, Cihideung, Tangkuban Perahu, Maribaya, Lembang dan Dago, sedangkan Bandung Selatan seperti Ciwidey dan Pangalengan. Semua tempat wisata tersebut tentunya akan menjadi nilai tambah terhadap pengelola hotel untuk menarik pengunjung atau tamu, termasuk hotel di Bandung.