// <![CDATA[RANCANGAN KONSEP KEDAI KOPI DENGAN MENGGUNAKAN METODE KANSEI WORDS]]> WENING LARASATI / 13-2005-027 Dosen Pembimbing 1 Ir. Caecilia Sri W.,M.T Arie Desrianty, S.T.,M.T.
Kedai Kopi merupakan suatu tempat untuk mengakomodasikan para pecinta kopi untuk menikmati sajian kopi selain di rumah. Selain itu kedai kopi digunakan sebagai tempat bersosialisasi dengan teman, kerabat, saudara atau bahkan untuk melakukan pertemuan dengan klien. Selain itu kedai kopi juga dapat dijadikan sebagai tempat pembelajaran tentang kopi, konsumen dapat melihat secara langsung proses pembuatan dari biji kopi hingga menjadi sebuah cangkir kopi. Oleh karena itu dibutuhkan tempat untuk mengaplikasikan untuk hal tersebut. Dalam membuat rancangan kedai kopi tersebut dibutuhkan peranan konsumen sebagai sumber informasi. Kedai kopi yang dirancang harus sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi yang diinginkan oleh konsumen. Metode yang digunakan untuk mengakomodasikan hal tersebut yaitu Kansei Engineering. Metode Kansei Engineering ini merupakan suatu metode yang menggunakan perasaan, kesan, pesan, emosi, kebutuhan, dan keinginan konsumen yang dijadikan sebagai pendekatan dalam melakukan suatu perancangan produk. Dalam menggungkapkan perasaan konsumen akan mengeluarkan dalam bentuk sebuah kata-kata. Melalui kata-kata tersebut perancang dapat merealisasikan keinginan konsumen menjadi suatu bentuk produk atau jasa. Metode Kansei Engineering ini terdiri dari kansei word yang merupakan kata-kata berdasarkan keinginan konsumen dan product properties merupakan cerminan dari kata-kata kansei yang baku dan berdasarkan literatur.Responden yang menjadi kajian dalam penelitian ini yaitu konsumen yang menyukai kopi dan konsumen yang sedang berada salah satu di kedai kopi yang ada di Bandung. Terdapat beberapa alternatif perancangan yang diterapkan pada kedai kopi ini. Alternatifalternatif diperoleh berdasarkan hasil pengelompokkan yang dilakukan dengan metode analisis faktor. Dalam memilih alternatif perancangan tersebut dibutuhkan peranan konsumen dan perancang itu sendiri sehingga alternatif yang terpilih merupakan hasil perancangan yang terbaik berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang ada. Hasil akhir dari perancangan ini berupa dua buah konsep kedai kopi, yaitu konsep kedai kopi campuran antara tradisional dan natural serta konsep kedai kopi modern.Selain itu didalamnya terdapat konsep dapur terbuka yang dapat digunakan sebagai tempat pembelajaran bagi konmsumen tentang kopi. Hal ini dapat dijadikan sebagai daya tarik sebuah kedai kopi dalam memikat konsumen agar tetap loyal