Masalah stres kerja pada dasarnya sering dikaitkan dengan proses interaksi antara
seorang karyawan dengan aspek-aspek pekerjaannya. Stres kerja merupakan respon fisik dan
mental yang terjadi ketika persyaratan pekerjaan tidak sesuai dengan kemampuan, sumber daya,
atau kebutuhan kerja. Divisi Mesin Industri dan Jasa (MIJAS) PT. PINDAD (Persero) Bandung
bergerak di bidang manufaktur yang memiliki karakteristik proses produksi yang berdampak
pada beban kerja yang tinggi, keterbatasan waktu untuk memenuhi pesanan, kondisi lingkungan
fisik yang kurang mendukung, dan tingginya standar kualitas produk yang diinginkan. Kondisi
ini berdampak menyebabkan stres pada operator. National Institute of Occupational Safety and
Health (NIOSH) mengembangkan kuesioner yang dapat digunakan sebagai acuan untuk
mengukur stres suatu pekerjaan berdasarkan penelitian generic questionnaire NIOSH, sehingga
kuesioner NIOSH tersebut dapat digunakan untuk mengukur stres kerja di Divisi MIJAS PT.
PINDAD (Persero). Kuesioner tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik pekerja
yang ada di PT. PINDAD (Persero). Responden yang diteliti adalah pekerja tetap (operator) di
Divisi MIJAS PT. PINDAD (Persero).
Pada penelitian ini dilakukan usulan strategi minimisasi stres kerja operator
berdasarkan faktor pemicu stres kerja. Hal pertama yang dilakukan dalam penelitian ini adalah
penyesuaian terhadap kuesioner. Setelah melakukan penyesuaian terhadap kuesioner,
selanjutnya dilakukan uji validitas (mengetahui apakah setiap item pertanyaan valid) dan
reliabilitas (apakah kuesioner yang digunakan reliabel). Pengolahan data yang dilakukan
menggunakan perhitungan modus untuk dua skala jawaban dan perhitungan rata-rata untuk
empat skala jawaban. Hasil pengolahan data untuk menentukan kriteria faktor pemicu stres
kerja. Faktor pemicu stres kerja yang dihasilkan adalah tentang pekerjaan operator (2,069),
dukungan sosial (2,154), masalah ditempat kerja ((2,176), perasaan anda tentang dirinya
(2,210), pekerjaan mereka dimasa depan (2,296), rentang kendali (2,374), peluang kerja (2,481),
persyaratan kerja (2,596), beban kerja dan tanggung jawab (2,787), dan tuntutan mental (2,912).
Sedangkan faktor dominan yang mempengaruhi stres kerja di Divisi MIJAS adalah persyaratan
kerja (pekerjaan membutuhkan waktu yang sangat cepat untuk menyelesaikannya, pekerjaan
membutuhkan usaha yang sangat keras, dan mempunyai banyak pekerjaan yang harus
diselesaikan), beban kerja dan tanggung jawab (tanggung jawab terhadap kualitas produk yang
dihasilkan, beban kerja yang banyak, dan tanggung jawab keamanan selama proses produksi),
dan tuntutan mental (pekerjaan membutuhkan banyak konsentrasi, memfokuskan pikiran pada
pekerjaan setiap saat, menyelesaikan pekerjaan dengan konsentrasi penuh, mengharuskan untuk
mengingat banyak hal, dan kesulitan dalam menyelesaikan pekerjaan).
Hasil pengolahan data dapat diambil kesimpulan bahwa kondisi-kondisi stres kerja
diklasifikasikan menjadi dua aspek yaitu aspek tuntutan (kondisi memfokuskan pikiran pada
pekerjaan setiap saat, menyelesaikan pekerjaan dengan konsentrasi penuh, tanggung jawab
terhadap kualitas produk yang dihasilkan, tanggung jawab keamanan selama proses produksi,
pekerjaan membutuhkan usaha yang sangat keras, dan mempunyai banyak pekerjaan yang harus
diselesaikan) dan aspek kendala (kondisi pekerjaan membutuhkan banyak konsentrasi,
mengharuskan mengingat banyak hal, kesulitan dalam menyelesaikan pekerjaan, beban kerja
yang banyak, dan pekerjaan membutuhkan waktu yang sangat cepat untuk menyelesaikannya).
Selanjutnya memberikan usulan strategi yang digunakan untuk meminimisasi stres kerja yang
terjadi pada operator, antara lain memperbaiki kondisi lingkungan kerja, mengadakan kegiatan
rekreasi bersama untuk menghilangkan kejenuhan, melakukan penambahan jumlah operator
dari departemen lain, kegiatan pendidikan dan pelatihan, memperbaiki sarana dan prasarana,
mengganti alat pelindung diri yang rusak, dan penerapan dan pemanfaatan prinsip-prinsip
manajemen waktu.
Citation
APA Style
. (2011).USULAN STRATEGI MINIMISASI STRES KERJA OPERATOR PT. PINDAD (PERSERO) BERDASARKAN FAKTOR PEMICU STRES KERJA ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.USULAN STRATEGI MINIMISASI STRES KERJA OPERATOR PT. PINDAD (PERSERO) BERDASARKAN FAKTOR PEMICU STRES KERJA ().Teknik Industri:FTI,2011.Text
MLA Style
.USULAN STRATEGI MINIMISASI STRES KERJA OPERATOR PT. PINDAD (PERSERO) BERDASARKAN FAKTOR PEMICU STRES KERJA ().Teknik Industri:FTI,2011.Text
Turabian Style
.USULAN STRATEGI MINIMISASI STRES KERJA OPERATOR PT. PINDAD (PERSERO) BERDASARKAN FAKTOR PEMICU STRES KERJA ().Teknik Industri:FTI,2011.Text