<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2784">
<titleInfo>
<title><![CDATA[USULAN PERBAIKAN FAKTOR GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA BERDASARKAN METODE ANALISIS FAKTOR (STUDI KASUS DI PT. SINAR SAKTI MATRA NUSANTARA BANDUNG)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RIAN ZAMZAMI  / 13-2005-089</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>0401066902 - Yuniar, S.T., M.T</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>0421067501 - Yoanita Yuniati, ST., S.Psi., MT.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Industri]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTI]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2011]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Sumber daya manusia menjadi suatu faktor terpenting dalam perusahaan karena
berperan dalam mengorganisir, mengkoordinir, dan mengarahkan faktor-faktor produksi dan berusaha Sumber daya manusia menjadi suatu faktor terpenting dalam perusahaan karena berperan dalam mengorganisir, mengkoordinir, dan mengarahkan faktor-faktor produksi dan berusaha untuk meningkatkan keuntungan perusahaan. Untuk itu perusahaan harus memiliki sumber daya manusia yang handal dan berkualitas untuk meningkatkan kinerjanya. Upaya untuk meningkatkan kinerja dilakukan dengan sistem kepemimpinan yang tertata dengan baik dan pemberian motivasi agar kinerja operator meningkat. Tujuan penelitian ini adalah usulan perbaikan gaya kepemimpinan dari supervisor dan motivasi kerja operator bagian permesinan di PT. Sinar Sakti Matra Nusantara. Penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Kuesioner terdiri dari dua bagian, yaitu kuesioner tentang gaya kepemimpinan dari supervisor berdasarkan teori French dan Raven serta kuesioner tentang motivasi kerja operator berdasarkan teori ERG oleh Clayton P. Alderfer. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh operator bagian permesinan di PT. Sinar Sakti Matra Nusantara yang berjumlah 50 orang. Data yang diperoleh melalui kuesioner, diuji validitas dan reliabilitasnya dengan menggunakan rumus korelasi product moment dan cronbach’s alpha. Analisis data menggunakan metode analisis faktor dengan bantuan software SPSS 15.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang dapat membangun kekuasaan supervisor yaitu Reward Power dengan sub indikator karyawan mematuhi perintah atasan karena atasan berperan dalam pengusulan pemberian bonus. Coercive Power dengan sub indikator karyawan mematuhi perintah atasan karena takut diberi teguran lisan, surat peringatan, dan PHK. Legitimate Power dengan sub indikator karyawan mematuhi atasan karena atasan punya wewenang sah untuk memberikan perintah dan petunjuk dalam bekerja. Expert Power dengan sub indikator karyawan mengikuti nasehat yang diberikan atasan karena atasan terampil dan ahli dalam bekerja. Referent Power dengan sub indikator bawahan selalu melakukan pekerjaan yang diperintahkan atasan karena mengaguminya dan atasan memiliki karakter yang baik. Sedangkan faktor yang dapat membangun motivasi kerja yaitu Existence Needs dengan sub indikator upah yang cukup, Relatednes Needs dengan sub indikator hubungan dengan pimpinan, dan Growth Needs dengan sub indikator adanya penghargaan (selain bonus) dan kesempatan untuk mengeluarkan ide/gagasan.untuk meningkatkan keuntungan perusahaan. Untuk itu perusahaan harus memiliki
sumber daya manusia yang handal dan berkualitas untuk meningkatkan kinerjanya. Upaya
untuk meningkatkan kinerja dilakukan dengan sistem kepemimpinan yang tertata dengan baik
dan pemberian motivasi agar kinerja operator meningkat. Tujuan penelitian ini adalah usulan
perbaikan gaya kepemimpinan dari supervisor dan motivasi kerja operator bagian permesinan di
PT. Sinar Sakti Matra Nusantara.
Penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner sebagai alat pengumpulan
data. Kuesioner terdiri dari dua bagian, yaitu kuesioner tentang gaya kepemimpinan dari
supervisor berdasarkan teori French dan Raven serta kuesioner tentang motivasi kerja operator
berdasarkan teori ERG oleh Clayton P. Alderfer. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh
operator bagian permesinan di PT. Sinar Sakti Matra Nusantara yang berjumlah 50 orang. Data
yang diperoleh melalui kuesioner, diuji validitas dan reliabilitasnya dengan menggunakan
rumus korelasi product moment dan cronbach’s alpha. Analisis data menggunakan metode
analisis faktor dengan bantuan software SPSS 15.00.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang dapat membangun kekuasaan
supervisor yaitu Reward Power dengan sub indikator karyawan mematuhi perintah atasan
karena atasan berperan dalam pengusulan pemberian bonus. Coercive Power dengan sub
indikator karyawan mematuhi perintah atasan karena takut diberi teguran lisan, surat peringatan,
dan PHK. Legitimate Power dengan sub indikator karyawan mematuhi atasan karena atasan
punya wewenang sah untuk memberikan perintah dan petunjuk dalam bekerja. Expert Power
dengan sub indikator karyawan mengikuti nasehat yang diberikan atasan karena atasan terampil
dan ahli dalam bekerja. Referent Power dengan sub indikator bawahan selalu melakukan
pekerjaan yang diperintahkan atasan karena mengaguminya dan atasan memiliki karakter yang
baik. Sedangkan faktor yang dapat membangun motivasi kerja yaitu Existence Needs dengan
sub indikator upah yang cukup, Relatednes Needs dengan sub indikator hubungan dengan
pimpinan, dan Growth Needs dengan sub indikator adanya penghargaan (selain bonus) dan
kesempatan untuk mengeluarkan ide/gagasan.</note>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[1306TI/11]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[1306TI/11]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[1306TI/11]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="18414" url="" path="/132005089_1306TI-11.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[USULAN PERBAIKAN FAKTOR GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA BERDASARKAN METODE ANALISIS FAKTOR]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2784]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-03-29 09:56:54]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-06 10:51:19]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>