IDENTIFIKASI RESIKO MENGGUNAKAN METODE RISK ASSESSMENT (CHECKLIST) DAN USULAN PENGENDALIAN KECELAKAAN KERJA DI DEPARTEMEN ASSEMBLY (STUDI KASUS DI PT. PRIMARINDO ASIA INSFRASTRUCTURE, TBK BANDUNG)
Kecelakaan kerja merupakan salah suatu hal yang harus dihindari dan dicegah pada
setiap perusahaan, karena dengan terjadinya kecelakaan kerja maka aktivitas produksi di
perusahaan akan terganggu bahkan bisa sampai terhenti. PT. PRIMARINDO ASIA
INFRSTRUCTURE Tbk, adalah suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang industri sepatu.
Sebagian besar hasil produksinya di ekspor dan memiliki kualitas tersendiri dari pelanggan yang
mempunyai brand name ternama,selain itu memiliki jumlah tenaga kerja yang cukup banyak
untuk itu kesehatan dan keselamatan para pekerja harus diperhatikan karena kecelakaan kerja
bisa terjadi dimana saja baik berupa luka kecil maupun luka besar yang dialami pekerja.
Kecelakaan kerja dapat menimbulkan bahaya dan resiko, bahaya dan resiko itu sendiri dapat
berkurang jika dilakukan proses indetifikasi bahaya.
Pada penelitian ini metode yang digunakan dalam mengidentifikasi bahaya adalah
metode Risk Assessment (Cheklist), karena dengan menggunakan metode ini mudah dipelajari
dan diterapkan serta cepat dan sederhana. Langkah-langkah yang harus dilakukan pada Metode
Risk Assessment (Cheklist) dimulai dengan menentukan sistem yang akan diamati,
mengidentifikasi bahaya yang mungkin terjadi dan membuat laporan kerja Risk Assessment
(Cheklist). Berdasarkan laporan kerja Risk Assessment (Cheklist) yang dibuat di setiap stasiun
kerja menghasilkan bahaya yang mendapatkan tingkat risiko prioritas utama, menengah dan
rendah yang didapat dari nilai tingkat keparahan dan peluang suatu kejadian.
Dari laporan kerja Risk Assessment (Cheklist) dilakukan pengendalian resiko
berdasarkan eliminasi, substitusi, pengendalian enginner , pengendalian administratif dan
penggunaan alat pelindung diri. Tingkat risiko dari setiap stasiun kerja dikelompokan sehingga
didapat aspek-aspek yang menimbulkan kecelakaan kerja terhadap operator, maka dari
penelitian ini dihasilkan rekomendasi berupa usulan pengendalian kerja dalam bentuk
pengendalian administratif berupa display peringatan serta pengadaan pelatihan operator,
membuat prosedur kerja, pengadaan fasilitas keamanan keselamatan kerja, dan menerapka
Cycle K3.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2011).IDENTIFIKASI RESIKO MENGGUNAKAN METODE RISK ASSESSMENT (CHECKLIST) DAN USULAN PENGENDALIAN KECELAKAAN KERJA DI DEPARTEMEN ASSEMBLY (STUDI KASUS DI PT. PRIMARINDO ASIA INSFRASTRUCTURE, TBK BANDUNG) ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.IDENTIFIKASI RESIKO MENGGUNAKAN METODE RISK ASSESSMENT (CHECKLIST) DAN USULAN PENGENDALIAN KECELAKAAN KERJA DI DEPARTEMEN ASSEMBLY (STUDI KASUS DI PT. PRIMARINDO ASIA INSFRASTRUCTURE, TBK BANDUNG) ().Teknik Industri:FTI,2011.Text
MLA Style
.IDENTIFIKASI RESIKO MENGGUNAKAN METODE RISK ASSESSMENT (CHECKLIST) DAN USULAN PENGENDALIAN KECELAKAAN KERJA DI DEPARTEMEN ASSEMBLY (STUDI KASUS DI PT. PRIMARINDO ASIA INSFRASTRUCTURE, TBK BANDUNG) ().Teknik Industri:FTI,2011.Text
Turabian Style
.IDENTIFIKASI RESIKO MENGGUNAKAN METODE RISK ASSESSMENT (CHECKLIST) DAN USULAN PENGENDALIAN KECELAKAAN KERJA DI DEPARTEMEN ASSEMBLY (STUDI KASUS DI PT. PRIMARINDO ASIA INSFRASTRUCTURE, TBK BANDUNG) ().Teknik Industri:FTI,2011.Text