// <![CDATA[MODEL SIMULASI BERBASIS AGEN PADA SEKTOR PERTANIAN TANAMAN PADI]]> SANDY DWIPUTRA / 13-2007-103 Dosen Pembimbing 1 Ir. Yuniar, MT. Cahyadi Nugraha, ST., MT
Aktivitas pada suatu sektor perekonomian memiliki aktivitas yang kompleks. Kompleksitas aktivitas ekonomi ini terlihat dari banyaknya pelaku ekonomi yang terlibat dalam sistem tersebut. Selain itu, berbagai kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah sangat mempengaruhi aktivitas yang terjadi pada suatu sektor perekonomian. Dengan demikian, dibutuhkan suatu model yang dapat menggambarkan aktivitas yang terjadi pada suatu sektor ekonomi sehingga model tersebut dapat digunakan sebagai alat analisis dalam penentuan kebijakan. Aktivitas ekonomi pada sektor pertanian tanaman padi memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya faktor yang mempengaruhi hasil pertanian tanaman padi. Faktor yang sangat mempengaruhi hasil pertanian padi adalah petani. Dalam satu tahun, kebanyakan petani akan melakukan 2 kali masa panen yaitu panen raya dan panen gadu (penyelang). Selain itu, petani juga akan menentukan waktu penanaman yang tepat dengan mempertimbangkan cuaca. Waktu penanaman yang tepat akan berpengaruh terhadap hasil panen. Semakin besar hasil panen yang didapat, maka akan semakin besar pula jumlah beras yang ada di pasaran. Faktor pemerintah dalam menentukan kebijakan jumlah pupuk bersubsidi juga sangat mempengaruhi aktivitas ekonomi ini. Kekurangan pupuk bersubsidi akan berakibat ketidakmampuan petani dalam menanam padi. Selain itu, pemerintah memiliki kebijakan dalam menentukan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah kering panen. HPP yang diberlakukan oleh pemerintah sangat mempengaruhi kesejahteraan petani.