USULAN STRATEGI PENINGKATAN PERFORMANSI KERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT ADVENT BANDUNG BERDASARKAN FAKTOR PEMICU STRES KERJA
Keperawatan merupakan salah satu pekerjaan yang memungkinkan timbulnya stres
kerja. Perawat dituntut untuk mencurahkan segala pengetahuan, pikiran, dan perasaannya
kepada pasien yang ditanganinya, serta menghadapi pasien dengan berbagai keluhan dan latar
belakang sosial budaya yang berbeda. Tingkat stres kerja pada perawat sangat penting untuk
diteliti karena perawat sangat berpengaruh terhadap kualitas pelayanan rumah sakit. Pengukuran
stres kerja ini dilakukan dengan memperhatikan beberapa faktor penyebab terjadinya stres kerja,
sehingga dari hasil pengukuran ini dapat diketahui akar permasalahan dari stres kerja pada
perawat dan dapat dilakukan tindakan lebih lanjut untuk meminimisasi terjadinya stres kerja.
Metode statistika deskriptif dengan alat ukur berupa general job stress questionnaire
yang dikeluarkan oleh NIOSH digunakan dalam penelitian ini. Kuesioner tersebut kemudian
disesuaikan dengan karakteristik pekerjaan keperawatan. Berdasarkan perhitungan sample
dengan menggunakan Table Kretjie, jumlah responden sebanyak 81 perawat yang berasal dari
RS Advent Bandung di bagian IGD dan rawat inap dewasa. Sebelum kuesioner tersbut
digunakan untuk pengolahan data, dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas alat ukur
terhadap 30 responden. Setelah data dinyatakan valid dan reliabel, kemudian dilakukan
penyebaran kuesioner sesuai jumlah sampel untuk digunakan dalam pengolahan data.
Pengolahan data dilakukan dengan dua macam perhitungan, yaitu perhitungan rata-rata dan
modus. Kriteria faktor penyebab stres yaitu nilai lebih dari dua untuk perhitungan rata-rata dan
nilai sama dengan satu untuk perhitungan modus.
Berdasarkan hal tersebut, terdapat 11 faktor pemicu stres kerja dari kedua bagian
keperawatan dengan 3 faktor paling dominan untuk setiap bagian dan diambil berdasarkan nilai
tertinggi. Setiap faktor dominan tersebut memiliki lima kondisi stres kerja.Terdapat empat belas
kondisi stres kerja yang termasuk ke dalam klasifikasi aspek tuntutan, dua kondisi stres kerja
yang termasuk dalam aspek kendala, dan lima kondisi stres kerja yang termasuk dalam aspek
sumber penanggulangan dan karakteristik pribadi.
Usulan strategi yang dapat diberikan berdasarkan faktor-faktor dominan penyebab stres
kerja, diantaranya: menambah jumlah perawat di setiap bangsal agar tidak terjadi peningkatan
beban kerja perawat, melakukan peningkatan kualitas perawat dengan melakukan pelatihan atau
training, manajemen sumber daya manusia yang terdapat di rumah sakit dapat meningkatkan
sistem administrasi keperawatan, perawat diharapkan dapat mengikuti kegiatan yang dapat
mengembangkan rasa percaya diri, dan manajemen rumah sakit dapat mengadakan kegiatan
untuk mempererat hubungan antar sesama pelaku organisasi.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2011).USULAN STRATEGI PENINGKATAN PERFORMANSI KERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT ADVENT BANDUNG BERDASARKAN FAKTOR PEMICU STRES KERJA ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.USULAN STRATEGI PENINGKATAN PERFORMANSI KERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT ADVENT BANDUNG BERDASARKAN FAKTOR PEMICU STRES KERJA ().Teknik Industri:FTI,2011.Text
MLA Style
.USULAN STRATEGI PENINGKATAN PERFORMANSI KERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT ADVENT BANDUNG BERDASARKAN FAKTOR PEMICU STRES KERJA ().Teknik Industri:FTI,2011.Text
Turabian Style
.USULAN STRATEGI PENINGKATAN PERFORMANSI KERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT ADVENT BANDUNG BERDASARKAN FAKTOR PEMICU STRES KERJA ().Teknik Industri:FTI,2011.Text