RANCANGAN KONSEP PRODUK ALAT MAKAN PORTABLE MENGGUNAKAN METODE KANSEI ENGINEERING
Peralatan makan merupakan peralatan yang digunakan untuk menyediakan, menyajikan,
dan memakan berbagai jenis makanan. Jenis alat makan yang paling sering dijumpai adalah
sendok, garpu, dan pisau yang dapat digunakan untuk memotong, mengambil kuah, dan
menahan makanan. Aktivitas makan yang dilakukan di luar rumah seperti pada saat hiking atau
travelling, membuat konsumen membutuhkan alat makan yang dapat mengakomodasi
kebutuhan konsumen. Hal ini dapat dikatakan bahwa tuntutan konsumen akan suatu produk
semakin kompleks. Dalam perancangan alat makan yang dimaksud, dibutuhkan peran
konsumen sebagai sumber informasi. Alat makan yang dirancang harus sesuai dengan keinginan
dan spesifikasi kebutuhan konsumen berdasarkan emosi, kesan, dan perasaan konsumen itu
sendiri.
Metode yang digunakan untuk merancang produk alat makan tersebut adalah metode
Kansei Engineering. Metode ini menggunakan emosi dan perasaan konsumen yang dituangkan
dalam bentuk kata-kata. Melalui kata-kata tersebut, seorang designer dapat merefleksikan
keinginan konsumen menjadi suatu bentuk produk yang diinginkan. Untuk melengkapi
penelitian ini, dibutuhkan sejumlah atribut yang berkaitan dengan Kansei (emosi) konsumen.
Untuk melengkapi penelitian ini, diperlukan sejumlah atribut yang berkaitan dengan Kansei
(emosi) konsumen. Atribut-atribut tersebut diperoleh dari berbagai literatur sehingga dapat
diterapkan ke dalam rancangan yang dimaksud.
Terdapat beberapa alternatif konsep dalam perancangan produk yang diperoleh
berdasarkan hasil pengelompokkan yang dilakukan menggunakan metode Analisis Faktor.
Dalam memilih alternatif perancangan tersebut, diperlukan peran konsumen dan designer itu
sendiri agar memperoleh alternatif terbaik. Sejumlah Kansei konsumen akan digabungkan
dengan atribut yang telah diperoleh dengan menggunakan metode Hayashi Quantification
Theory Type I. Metode tersebut lebih bersifat objektif karena mampu melibatkan penilaian
konsumen yang dituangkan dalam bentuk kuesioner.
Hasil akhir dari perancangan ini berupa suatu konsep alat makan yang dapat digunakan
oleh konsumen yang sering melakukan aktivitas di luar rumah seperti hiking atau travelling.
Hasil rancangan alat makan memiliki bentuk pegangan kotak dengan ujung setengah lingkaran,
desain cover pegangan tidak transparan, cover pegangan dapat diganti-ganti, dilengkapi pouch
berbahan nilon, motif cover pegangan polos/sederhana, cover pegangan berwarna primer yaitu
biru, merah, dan kuning, jumlah sendok=1, jumlah garpu=1, jumlah pisau=1, bentuk sendok
oval seperti sendok makan, bentuk garpu bermata tiga, bentuk pisau rata tajam dengan ujung
runcing, sendok dan garpu di luar pegangan, dilipat-diputar (sendok, garpu, pisau diputar satu
arah), cover pegangan dilapisi anti gores, sesuai standar food grade, bahan terbuat dari stainless
steel, ketersediaan garansi/jaminan, bahan mudah dicuci, nyaman saat digenggam, menambah
fungsi pembuka botol dan gunting, alat mudah dibawa, mudah digunakan dan disimpan, serta
harga alat makan yang terjangkau. Hal ini dapat dijadikan sebagai daya tarik sebuah alat makan
yang dapat memuaskan konsumen pada saat membawa dan menggunakan produk tersebut.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2011).RANCANGAN KONSEP PRODUK ALAT MAKAN PORTABLE MENGGUNAKAN METODE KANSEI ENGINEERING ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.RANCANGAN KONSEP PRODUK ALAT MAKAN PORTABLE MENGGUNAKAN METODE KANSEI ENGINEERING ().Teknik Industri:FTI,2011.Text
MLA Style
.RANCANGAN KONSEP PRODUK ALAT MAKAN PORTABLE MENGGUNAKAN METODE KANSEI ENGINEERING ().Teknik Industri:FTI,2011.Text
Turabian Style
.RANCANGAN KONSEP PRODUK ALAT MAKAN PORTABLE MENGGUNAKAN METODE KANSEI ENGINEERING ().Teknik Industri:FTI,2011.Text