// <![CDATA[RUTE KENDARAAN UNTUK PENDISTRIBUSIAN BERAS BERSUBSIDI MENGGUNAKAN ALGORITMA (STUDI KASUS DI SATUAN KERJA KABUPATEN BANDUNG BARAT PERUM BULOG SUB DIVISI REGIONAL I DIAJUKAN UNTUK MEMENUHI SALAH SATU SYARAT JURUSAN TEKNIK DAN MANAJEMEN INDUSTRI FAKULTAS TEK]]> Elan BudiKusuma / 13.2005.040 Dosen Pembimbing 1 Ir. Susy Susanty, M.T. Arif Imran, S.Si., Ph.D.
Distribusi Raskin (Beras untuk Rumah Tangga Miskin) di Kabupaten Bandung Barat dikelola oleh Satker (Satuan Kerja) Bandung Barat Perum Bulog Sub Divisi Regional I Bandung. Permasalahan yang dihadapi adalah menentukan rute kendaraan yang efisien untuk pendistribusian Raskin ke 165 kelurahan di Kabupaten Bandung Barat. Penentuan rute kendaraan ini merupakan salah satu masalah dalam perencanaan transportasi yang dikenal dengan nama penentuan rute kendaraan (Vehicle Routing Problem, VRP). VRP adalah istilah umum yang diberikan untuk permasalahan yang melibatkan rute kendaraan dengan basis depot yang melayani pelanggan yang tersebar dengan permintaan tertentu. Penelitian ini berisi tentang penentuan rute kendaraan dengan menggunakan sebuah gudang (single depot) dengan rute majemuk (multiple trips) dan split deliveries dan rute kendaraan dengan menggunakan tiga buah gudang (multiple depot) dengan rute majemuk (multiple trips) dan split deliveries untuk pendistribusian Raskin di Kabupaten Bandung Barat dengan menggunakan teknik pemecahan nearest neighbour. Ide dasar teknik pemecahan nearest neighbour untuk VRP adalah dengan mencari lokasi terdekat pada lokasi sebelumnya sampai semua lokasi terkunjungi. Aplikasi google earth digunakan untuk menentukan jarak antar lokasi gudang-gudang yang digunakan dan kelurahan-kelurahan di Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini membentuk rute kendaraan yang terdiri atas 3 skenario rute kendaraan. Skenario 1 adalah VRP single depot dengan split deliveries dan multiple depot yang menghasilkan jumlah tur sebesar 55 tur, total waktu penyelesaian sebesar 23.311,533 menit (388,526 jam), dan 11 hari pengantaran. Skenario 2a adalah VRP multiple depot dengan split deliveries dari gudang yang berbeda dan multiple depot yang menghasilkan jumlah tur 66 tur, total waktu penyelesaian 27.187,967 menit (453,133 jam), dan 14 hari pengantaran. Dan skenario 3 adalah Skenario 2b adalah VRP multiple depot dengan split deliveries dari gudang yang sama dan multiple depotyang menghasilkan jumlah tur 67 tur, total waktu penyelesaian 27.513,567 menit (458,559 jam), dan 14 hari pengantaran. Dari hasil pengolahan data ini, terdapat dua pilihan rute kendaraan yang dapat digunakan Satker Bandung Barat. Pilihan pertama, jika gudang Cimindi dapat memenuhi permintaan Raskin di Kabupaten Bandung Barat pada bulan tersebut, maka menggunakan hasil pengolahan data rute kendaraan skenario 1. Dan pilihan kedua, jika gudang Cimindi tidak dapat memenuhi permintaan Raskin di Kabupaten Bandung Barat pada bulan tersebut, maka menggunakan hasil pengolahan data penentuan rute kendaraan skenario 2a.