// <![CDATA[IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI BISNIS RETAIL MENGGUNAKAN OPEN SOURCE ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) DI PD. TOTAL BUAH SEGAR]]> HAFIZ ROHMAN ALAMSYOR / 13-2005-049 Dosen Pembimbing 1 Rispianda, ST., MT., Mphil. Penulis Cahyadi Nugraha., ST., MT.
PD. Total Buah Segar (TBS) adalah perusahaan yang bergerak di bidang penjualan buah-buahan. Perusahaan berlokasi di Jalan Sultan Tirtayasa no. 22 Bandung. Sistem penjualan diperusahaan ini mempunyai banyak aktivitas yang terjadi. Semua data harus tercatat dengan baik, mulai dari informasi produk sampai dengan sistem pemesanan produk terhadap supplier. Sistem penyimpanan data yang terotomatisasi dan integrasi antar divisi dalam hubungan kerja sangat penting. Sistem integrasi yang baik akan meningkatkan performance kerja perusahaan. Integrasi yang terjadi antar divisi antara lain, divisi accounting, inventory, purchasing dan sales harus saling melengkapi serta memiliki korelasi yang sangat erat. Sistem yang masih bersifat idividu untuk setiap divisi yang terkait, mengakibatkan perpindahan informasi akan membutuhkan waktu yang lama dan tidak up to date. Dibutuhkan suatu perancangan sistem untuk memecahkan masalah tersebut.Perancangan Sistem Informasi Manajemen (SIM) yang baik untuk memudahkan dalam pengambilan keputusan, memudahkan kerja, mengefisiensikan waktu kerja dan meningkatkan performance kerja. Rancangan SIM akan diimplementasikan dengan menggunakan aplikasi open source openERP. Sehingga menghasilkan rancangan dan prototipe sistem informasi berbasis sistem openERP untuk PD. Total Buah Segar. Rancangan proses bisnis adalah proses perubahan pada software atau proses bisnis pada perusahaan dengan metode one ways customization atau two ways customization. Dalam penelitian ini, akan menggunakan metode perubahan dua arah yaitu perubahan pada software dan proses bisnisnya, sehingga rancangan software dan proses bisnis dapat berjalan dengan lancar. Implementasi sistem ERP adalah dengan melakukan implementasi langsung terhadap aplikasi yang digunakan, dengan melakukan proses setting pada aplikasi. Setting yang dilakukan berupa setting departemen, setting group, setting user, setting role, setting financial, setting master data dan setting dashboard. Proses pengujian aplikasi yang sudah jadi, yang sudah terdefinisikan dari proses bisnis yang di kaji. Pengujian ini berupa pengujian pada aplikasi apakah sistem pada aplikasi ini berjalan sesuai dengan tujuan penelitian. Pengujian ini berdasarkan pada proses bisnis yang di teliti, dimana proses bisnis yang digunakan telah di kostumisasi supaya dapat diakomodir oleh aplikasi. Analisis rancangan sistem dilakukan setelah proses pengujian terhadap sistem. Proses analisis berdasarkan proses pengujian, analisis yang dilakukan terhadap mekanisme dokumentasi, mekanisme yang real time, sistem up to date, pencatatan data yang akurat, efektif dan efisien dari hasil perancangan sistem ERP yang di rancang.