PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODA PERFORMANCE PRISM (STUDI KASUS DI PT. REVIN TOUR & TRAVEL)
PT. Revin Tour & Travel (PT. R) merupakan perusahaan yang bergerak dalam penjualan tiket pesawat terbang. PT. R agar dapat mempertahankan para pelanggan perlu membuat sistem pengukuran kinerja yang digunakan untuk mengetahui tingkat pencapaian kinerja perusahaan. Selama ini PT. R belum pernah melakukan pengukuran kinerja. PT. R perlu melakukan pengukuran kinerja yang mencakup aspek luas dan terintegrasi. Salah satu metoda yang digunakan dalam pengukuran kinerja yang terintegrasi adalah dengan menggunakan metode performance prism. Performance prism mengukur kinerja perusahaan dengan melihat aspek stakeholder satisfaction, strategy, process, capability dan stakeholder contribution. Stakeholder yang terlibat dengan PT. R turut diperhatikan yaitu customer, employee, owner, supplier, communities dan regulator. Kerangka performance prism terdiri dari penentukan keinginan dan kebutuhan para stakeholder perusahaan serta menentukan strategi yang harus diterapkan oleh perusahaan agar stakeholder satisfaction dapat terpenuhi. Tahap setelah menentukan strategi maka langkah selanjutnya adalah mengidentifikasi proses kritis agar strategi yang diterapkan dapat berjalan dengan baik. Tahap setelah identifikasi proses kritis kemudian melihat kemampuan atau kapabilitas perusahaan dalam peningkatkan kemampuan yang harus dilakukan untuk dapat meningkatkan proses kritis. Peningkatan kemampuan atau kapabilitas performance prism turut mengidentifikasi stakeholder contribution yang dibutuhkan untuk mengetahui kontribusi stakeholder agar kemampuan atau kapabilitas perusahaan dapat ditingkatkan. Berdasarkan hasil kerangka performance prism menghasilkan 19 key performance indicator (KPI). KPI yang dihasilkan dilakukan pembobotan dengan menggunakan metode analitical hierarchy process (AHP) proses pembobotan dilakukan dengan bantuan software expert choice untuk customer terdiri dari kecepatan pelayanan dengan bobot 0,088, jumlah keluhan yang tertangani dengan bobot 0,044, jumlah konsumen yang puas terhadap kesopanan dan keramahan karyawan dengan bobot 0,046, jumlah konsumen yang puas terhadap pelayanan operator dengan bobot 0,095, jumlah konsumen yang membayar melalui telephone dengan bobot 0,028, jumlah konsumen yang membayar dengan mentransfer dengan bobot 0,018, jumlah konsumen yang puas terhadap penjelasan operator dengan bobot 0,054, jumlah konsumen yang datang langsung memesan tiket bobot 0,023. Employee terdiri dari jumlah karyawan yang puas terhadap salary dengan bobot 0,065, jumlah karyawan tetap dengan bobot 0,077, jumlah karyawan yang puas terhadap kebersihan dan kerapihan ruang kantor. 0,018 Owner terdiri dari net profit margin 0,080 dan return of assets dengan bobot 0,080. Supplier terdiri dari persentase tingkat pertumbuhan konsumen dengan bobot 0,080 dan jumlah serta frekuensi top up dengan bobot 0,080. Communities terdiri dari jumlah menghadiri acara dengan bobot 0,013 dan frekuensi pemberian sumbangan dengan bobot 0,038. Regulator terdiri dari jumlah pajak dibayar tepat waktu dengan bobot 0,063 dan kecepatan penyelesaian laporan keuangan dengan bobot 0,040. pembobotan yang dilakukan untuk stakeholder nilai inconsistency sebesar 0,03 dan untuk bobot KPI nilai inconsistency sebesar 0,04 yang dimana nilai tersebut kurang dari 0,1 ini menunjukan bahwa hasil perhitungan bobot dapat diterima atau konsisten. Langkah selanjutnya adalah dengan merancang form pengukuran kinerja perusahaan dengan menyediakan rumus-rumus yang digunakan dalam menghitung KPI serta bobot dari masingmasing KPI. Selain itu dalam penelitian ini disusun usulan prosedur implementasi pengukuran kinerja dalam bentuk SOP agar lebih memudahkan dalam implemetasi pengukuran kinerja. Hasil rancangan pengukuran kinerja yang telah diisi dan dinilai dapat dijadikan bahan bagi perusahaan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap kinerja perusahaan sehingga satisfaction stakeholder dapat terpenuhi.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2012).PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODA PERFORMANCE PRISM (STUDI KASUS DI PT. REVIN TOUR & TRAVEL) ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODA PERFORMANCE PRISM (STUDI KASUS DI PT. REVIN TOUR & TRAVEL) ().Teknik Industri:FTI,2012.Text
MLA Style
.PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODA PERFORMANCE PRISM (STUDI KASUS DI PT. REVIN TOUR & TRAVEL) ().Teknik Industri:FTI,2012.Text
Turabian Style
.PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODA PERFORMANCE PRISM (STUDI KASUS DI PT. REVIN TOUR & TRAVEL) ().Teknik Industri:FTI,2012.Text