USULAN PERBAIKAN PENGELOLAAN PO.HARUM BSI BERDASARKAN FAKTOR PENYEBAB JOB STRESS PADA SUPIR BUS
Supir bus merupakan salah satu bagian perusahaan otobus yang memiliki peran sangat
vital dalam mencapai mencapai tujuan perusahaan. Karakteristik pekerjaan supir bus yang
memiliki bahaya kerja dan karakteristik supir bus merupakan tekanan internal dan eksternal
yang dapat merubah tekanan pekerjaan menjadi job stress. Supir bus yang mengalami job stress
dapat berdampak pada tujuan dan pencapaian perusahaan dalam meningkatkan daya saing.
Dampak job stress selain berdampak kepada perusahaan dapat berdampak juga terhadap pribadi
dan lingkungan sekitar. Kondisi ini membuat suatu kebutuhan untuk melakukan penelitian agar
dapat meminimasi dampak negatif dari job stress.
Proses penelitian menggunakan NIOSH General Job Stress Questionnaire. Proses
penyebaran kuesioner pendahuluan kepada 30 orang untuk mendapatkan data yang akan
dilakukan uji validiatas dan reliabilitas. Proses uji validitas dan reliabilitas terdapat proses
reverse score item pertanyaan ke arah pertanyaan negatif dengan tujuan mengkonsistenkan
suatu jawaban pertanyaan pada setiap faktor yang diteliti. Proses penyebaran kuesioner
penelitian yang disebarkan kepada 40 orang dapat dilakukan apabila uji validitas dan reliabilitas
menyatakan valid (0.361) dan reliabel (0,70). Proses selanjutnya adalah perngolahan data
menggunakan perhitungan modus.
Hasil dari pegolahan data didapatkan faktor yang memicu terjadinya job stress pada
setiap trayek yaitu pekerjaan di masa depan, rentang kendali, beban kerja dan tanggung jawab,
tuntutan mental, kesehatan umum kecuali persyaratan kerja tidak terjadi pada trayek Bandung-
Purwokerto. Faktor-faktor ini selanjutnya dilakukan analisis berdasarkan kondisi pada setiap
faktor (item-item pertanyaan). Hasil analisis didapatkan beberapa penyebab seperti faktor
internal yaitu usia, keterampilan yang kurang dan status berkeluarga serta faktor eksternal yaitu
job desc yang banyak, jam tidur yang kurang, fasilitas yang kurang memadai, supply makanan
dan minuman yang kurang dan kondisi persaingan yang menyebabkan penghasilan yang
berkurang.
Berdasarkan hasil analisis maka didapatkan beberapa strategi penanganan untuk dapat
meminimasi dampak negatif dari job stress pada supir bus yaitu strategi penanganan internal
dan eksternal. Strategi penganan interanal terdiri atas melakukan penambahan keterampilan,
berkomunikasi, olah raga, menjaga pola makan dan minum serta berfikir positif. Strategi
penaganan eksternal ialah memberikan pelatihan kepada supir bus, melakukan penelitian
terhadap jalannya usaha, melakukan perancangan ulang jobdesc semua karyawa terutama supir
bus, menyediakan makanan dan minuman sebelum dan sesudah bekerja, mengadakan penilaian
kinerja, memberikan fasilitas tidur, melakukan pengecekan kesehatan, berkomunikasi dengan
supir bus dan melaksanakan kerjasama yang baik terutaman dalam menjalankan job desc
Detail Information
Citation
APA Style
. (2012).USULAN PERBAIKAN PENGELOLAAN PO.HARUM BSI BERDASARKAN FAKTOR PENYEBAB JOB STRESS PADA SUPIR BUS ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.USULAN PERBAIKAN PENGELOLAAN PO.HARUM BSI BERDASARKAN FAKTOR PENYEBAB JOB STRESS PADA SUPIR BUS ().Teknik Industri:FTI,2012.Text
MLA Style
.USULAN PERBAIKAN PENGELOLAAN PO.HARUM BSI BERDASARKAN FAKTOR PENYEBAB JOB STRESS PADA SUPIR BUS ().Teknik Industri:FTI,2012.Text
Turabian Style
.USULAN PERBAIKAN PENGELOLAAN PO.HARUM BSI BERDASARKAN FAKTOR PENYEBAB JOB STRESS PADA SUPIR BUS ().Teknik Industri:FTI,2012.Text