Detail Cantuman

ANALISIS PERHITUNGAN PRODUCT PRICING MINYAK KELAPA SAWIT (CRUDE PALM OIL) DAN INTI SAWIT (KERNEL) DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING

ANALISIS PERHITUNGAN PRODUCT PRICING MINYAK KELAPA SAWIT (CRUDE PALM OIL) DAN INTI SAWIT (KERNEL) DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING


PT Perkebunan Nusantara III merupakan perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang sedang berusaha untuk mencapai pasar dunia (go international). Untuk itu,perusahaan diharapkan mampu menyediakan produk yang berkualitas (quality), harga yang kompetitif (cost), pengiriman yang cepat (delivery) dan pelayanan purna jual yang baik dan memuaskan (service). PT Perkebunan Nusantara III memiliki unit – unit pabrik pengolahan kelapa sawit, salah satunya adalah PKS Sei Meranti. Produk yang dihasikan adalah minyak kelapa sawit (CPO) dan inti sawit (kernel). Untuk mampu bersaing dalam pasar internacional, managemen perusahaan harus mampu menyediakan informasi pada perusahaan. Salah satunya adalah harga pokok produk dengan tepat dan proporsional. Saat ini perusahaan masih menggunakan metode traditional costing yaitu, perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan satu pembebanan saja yaitu pembebanan terhadap jumlah produk minyak kelapa sawit (CPO) dan inti sawit (kernel) keseluruhan. Akan tetapi metode ini memiliki beberapa keterbatasan diantaranya, hanya dapat mengukur elemen biaya yang dikonsumsi sesuai dengan jumlah yang diproduksi. Meskipun, pada kenyataannya beberapa elemen biaya tersebut tidak berhubungan dengan produksi. Oleh karena itu dibutuhkan suatu metode perhitungan yang mampu harga pokok produksi dengan tepat dan proporsional (adil). Dalam hal ini peneliti menggunakan metode activity based costing. Pada sistem activity based costing, pembebanan tidak selalu dianggap proporsional terhadap volumen produk, tetapi proporsional terhadap konsumsi sumber daya oleh aktivitas-aktivitas yang dilakukan untuk menghasilkan produk. Hal ini dikarenakan setiap aktivitas memiliki rate of consumption yang berbeda dan dapat diukur dengan pemicu biaya atau cost driver. PKS Sei Meranti memiliki struktur organisasi fungsional, yang terdiri atas bagian administrasi tata usaha dan umum (ATU), bagian teknik, bagian pengolahan, bagian keamanan, dan bagian laboratorium. Aliran proses produksi di PKS Sei Meranti terdiri atas tiga proses produksi yaitu proses perebusan, proses klarifikasi, dan proses kernel. Proses perebusan dilakkan untuk melembutkan daging buah, untuk selanjutnya diproses di St. thressing dan St. pressing, pada proses perebusan dihasilkan minyak hasil pressan dan biji kelapa sawit (nut). Proses klarifikasi (St.Klarifikasi) merupakan proses pemurnian minyak hasil pressan menjadi minyak kelapa sawit (CPO). Proses kernel (St. Kernel) merupakan proses produksi yang mengubah biji kelapa sawit (nut) menjadi inti sawit (kernel). Metode activity based costing memiliki beberapa langkah perhitungan antara lain, mengidentifikasikan aktivitas yang relevan di PKS Sei Meranti, pengelompokan aktivitas ke cost center, identifikasi elemen biaya, menentukan hubungan elemen biaya tidak langsung dengan cost center, identifikasi dasar pembebanan dan alokasi biaya (cost driver), pembentukan pola aliran biaya, dan penentuan harga pokok produksi mnyak kelapa sawit (CPO) dan inti sawit (kernel). PKS Sei Meranti memiliki dua aktivitas utama yaitu aktivitasaktivitas murni pengolahan dan aktivitas-aktivitas diluar aktivitas murni pengolahan (pendukung produksi). Elemen yang terdapat diperusahaan meliputi elemen biaya langsung dan elemen biaya tidak langsung. Dalam perhitungan, pembebanan dilakukan terhadap elemen biaya tidak langsung. Berdasarkan perhitungan metode activity based costing diperoleh harga pokok produk minyak kelapa sawit (CPO) sebesar Rp.3,762.42/kg dan inti sawit (kernel) Rp.3,810.57/kg. Harga jual pasar pada tahun 2010 untuk prodk minyak kelapa sawit (CPO) dan inti sawit (kernel) adalah Rp.7,803.78/kg dan Rp.2670.00/kg. Produk minyak kelapa sawit (CPO) mengalami overcosting, sedangkan produk inti sawit (kernel) mengalami undercosting. Hal ini terjadi apabila harga jual pasar dibandingkan terhadap harga pokok berdasarkan metode activity based costing. Untuk mengatasi kerugian yang ditimbulkan oleh penjualan produk inti sawit (kernel) perusahaan menetapkan subsidi silang.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang YONA VIDYA PRESTIWI / 13-2007-031 - Personal Name
Ambar Harsono, Ir., M.T. - Personal Name
Abu Bakar, Ir., M.M. - Personal Name
No. Panggil 1366TI022012a
Subyek
Fakultas FTI
Tahun Terbit 2012
Jurusan Teknik Industri
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :

Citation

. (2012).ANALISIS PERHITUNGAN PRODUCT PRICING MINYAK KELAPA SAWIT (CRUDE PALM OIL) DAN INTI SAWIT (KERNEL) DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING().Teknik Industri:FTI

.ANALISIS PERHITUNGAN PRODUCT PRICING MINYAK KELAPA SAWIT (CRUDE PALM OIL) DAN INTI SAWIT (KERNEL) DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING().Teknik Industri:FTI,2012.Text

.ANALISIS PERHITUNGAN PRODUCT PRICING MINYAK KELAPA SAWIT (CRUDE PALM OIL) DAN INTI SAWIT (KERNEL) DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING().Teknik Industri:FTI,2012.Text

.ANALISIS PERHITUNGAN PRODUCT PRICING MINYAK KELAPA SAWIT (CRUDE PALM OIL) DAN INTI SAWIT (KERNEL) DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING().Teknik Industri:FTI,2012.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id