STUDI KELAYAKAN TERNAK IKAN SIDAT DI PANGALENGAN, KABUPATEN BANDUNG
Kemajuan teknologi saat ini memicu masyarakat untuk lebih intensif dalam mengeksplorasi hasil bumi mereka, salah satunya hasil perikanan. Sektor perikanan Indonesia belum sepenuhnya tergali, hal ini ditunjukkan dari banyaknya masyarakat yang belum mengetahui potensi ikan sidat yang menjanjikan. Selain itu permintaan ikan sidat yang masih banyak belum terpenuhi terutama untuk pasar ekspor. Sebelum mendirikan usaha ternak ikan sidat tersebut, terlebih dahulu dilakukan pengkajian terhadap lima aspek, yaitu aspek pasar, aspek teknis, aspek legal dan lingkungan, aspek manajemen sumber daya manusia, dan aspek finansial. Hasil dari pengkajian kelima aspek tersebut dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 1
Hasil Analisis Kelayakan Ternak Ikan Sidat
Kriteria Kelayakan
Hasil
Analisis Keterangan
Aspek Pasar Layak
1. Adanya permintaan terhadap produk
2. Jumlah permintaan lebih besar dari penawaran
3. Adanya peluang pasar
Aspek Teknis Layak
1. Spesifikasi produk sesuai dengan permintaan pasar
2. Proses pembiakan ikan tidak terganggu.
3. Alternatif lahan yang terpilih memiliki kecukupan sumber daya
4. Spesifikasi lahan sesuai dengan skala usaha. Aspek Legal dan Lingkungan Layak
1. Bentuk badan hukum usaha ini adalah CV.
2. Limbah hasil tambak telah mendapatkan treatment sebelum dibuang ke saluran air umum.
Aspek MSDM Layak
1. Adanya struktur organisasi yang disesuaikan dengan bisnis ternak
ikan sidat sebagaimana ditunjukkan pada Gambar 4.3.
2. Tersedianya pekerja yang memenuhi spesifikasi.
3. Struktur organisasi yang ideal.
4. Adanya program pelatihan kerja bagi tenaga kerja.
Aspek Finansial Layak
1. Payback Period untuk usaha ternak ikan sidat ini adalah selama 2 tahun 9 bulan
2. Nilai Net Present Value positif yaitu sebesar Rp 256,496,182
3. Nilai Incremental Rate Of Return adalah sebesar 24,405% dan nilai tersebut lebih besar daripada bunga yang digunakan yaitu sebesar 9,25%.
Setelah dilakukan analisis kelayakan pada setiap aspek, yakni aspek pasar, aspek teknis, aspek legal dan lingkungan, aspek manajemen sumber daya manusia, dan aspek finansial didapat hasil layak untuk menjalankan usaha ini. Setelah didapatkan hasil layak tersebut, selanjutnya dilakukan analisis sensitivitas terhadap variabel-variabel yang dapat mempengaruhi perubahan keputusan layak tersebut menjadi tidak layak. Hasil dari analisis sensitivitas tersebut dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 2
Hasil Analisis Sensitivitas
Kriteria Penurunan
Harga Jual
Kenaikan Ratio
Kematian
Kenaikan Harga
Pakan Ikan
Batas Maksimal 22,37% 22.37% 829%
Detail Information
Citation
APA Style
. (2012).STUDI KELAYAKAN TERNAK IKAN SIDAT DI PANGALENGAN, KABUPATEN BANDUNG ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.STUDI KELAYAKAN TERNAK IKAN SIDAT DI PANGALENGAN, KABUPATEN BANDUNG ().Teknik Industri:FTI,2012.Text
MLA Style
.STUDI KELAYAKAN TERNAK IKAN SIDAT DI PANGALENGAN, KABUPATEN BANDUNG ().Teknik Industri:FTI,2012.Text
Turabian Style
.STUDI KELAYAKAN TERNAK IKAN SIDAT DI PANGALENGAN, KABUPATEN BANDUNG ().Teknik Industri:FTI,2012.Text