Detail Cantuman

ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL PEGAWAI ADMINISTRASI INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL BANDUNG MENGGUNAKAN METODE SWAT

ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL PEGAWAI ADMINISTRASI INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL BANDUNG MENGGUNAKAN METODE SWAT


Institut Teknologi Nasional (Itenas) adalah lembaga pendidikan tinggi yang menuntut
pegawai untuk melaksanakan semua pekerjaan yang diberikan. Setiap pegawai administrasi
Itenas mempunyai beban kerja yang tergantung pada jabatan atau pekerjaannya. Pengukuran
yang saat ini telah dilakukan Itenas adalah pengukuran beban kerja berdasarkan waktu, namun
Itenas belum melakukan pengukuran beban kerja berdasarkan mental, sedangkan untuk
pengukuran beban kerja fisik tidak perlu dilakukan, karena beban kerja yang diterima pegawai
dirasa tidak terlalu berat, hal ini dapat dilihat dari pekerjaan pegawai Itenas yang tidak
mengutamakan pergerakan fisik, tapi lebih ke tingkat kosentrasi.
Pengukuran beban kerja pegawai administrasi Itenas dilakukan agar dapat
mengidentifikasi tingkat beban kerja dalam melaksanakan pekerjaannya. Pengukuran beban
kerja dilakukan pada unit kerja BAPK, unit kerja Perpustakaan, unit Kerja TIK, unit kerja UPM,
unit kerja LPPM, dan unit kerja P3AI. Pengukuran beban kerja dilakukan dengan menggunakan
metode SWAT. SWAT(Subjective Workload Assessment Technique) yang merupakan
pengukuran berdasarkan cara pandang masing-masing pegawai terhadap beban kerja setiap
pekerjaannya. SWAT dikembangkan oleh (Reid dan Nygren,1998) pada Armstrong Aerospace
Medical Research Laboratory.
Hasil akhir yang diperoleh dari metode SWAT pada penelitian ini adalah nilai beban
kerja mental dari setiap rincian pekerjaan pegawai administrasi Itenas. Nilai beban kerja mental
untuk setiap rincian pekerjaan pada unit kerja BAPK proporsi beban kerja bernilai tinggi
jabatan Kepala Bagian Sistem Informasi sebesar 19,444%, Sub Kepala Bagian Promosi sebesar
26,087%, Sub Kepala Bagian Humas & Protokol sebesar 25,714%. Unit kerja Perpustakaan
jabatan Kepala Bagian Pengelolaan Koleksi sebesar 4,545% dan Kepala Bagian Pelayanan
sebesar 3,846%. Unit Kerja TIK jabatan Kepala Bagian Jaringan Komputer sebesar 63,636%
dan Kepala Bagian Website sebesar 12,500%. Unit kerja UPM jabatan Staff Administrasi
sebesar 56,757%. Unit kerja LPPM jabatan Staff Administrasi sebesar 18,421%. Unit kerja
P3AI jabatan Staff Administrasi sebesar 53,750%. Dari hasil akhir ini kemudian dianalisis untuk
mengetahui penyebab atau factor yang mempengaruhi beban kerja mental para pegawai. Dari
hasil analisis tersebut dapat diusulkan suatu tindakan untuk menanggulangi beban kerja mental
yang tinggi dan dapat menjadi masukkan dalam pembuatan MPP Itenas.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang Fiadi Djajadiredja / 13-2007-058 - Personal Name
Yuniar, Ir., M.T. - Personal Name
Lisye Fitria, S.T., M.T. - Personal Name
No. Panggil 1373TI022012a
Subyek
Fakultas FTI
Tahun Terbit 2012
Jurusan Teknik Industri
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :

Citation

. (2012).ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL PEGAWAI ADMINISTRASI INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL BANDUNG MENGGUNAKAN METODE SWAT().Teknik Industri:FTI

.ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL PEGAWAI ADMINISTRASI INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL BANDUNG MENGGUNAKAN METODE SWAT().Teknik Industri:FTI,2012.Text

.ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL PEGAWAI ADMINISTRASI INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL BANDUNG MENGGUNAKAN METODE SWAT().Teknik Industri:FTI,2012.Text

.ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL PEGAWAI ADMINISTRASI INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL BANDUNG MENGGUNAKAN METODE SWAT().Teknik Industri:FTI,2012.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id