USULAN STRATEGI PENINGKATAN KINERJA MASINIS BERDASARKAN FAKTOR PEMICU STRES KERJA


Kenyamanan penggunaan transportasi kereta api terganggu dengan timbulnya peristiwa
kecelakaan di beberapa daerah operasi kereta api. Kecelakaan dapat merenggut banyak korban jiwa
penumpang dan merugikan perusahaan karena kerusakan sarana serta prasarana yang ada. Faktor
manusia (human error) merupakan salah satu penyebab terjadinya kecelakaan Kereta Api. Human
error dapat disebabkan oleh terjadinya stres kerja. Stres kerja dapat membuat fisik seseorang
menjadi tidak sehat dan cepat lelah, kurang motivasi, kurang produktif, dan kurang merasa aman
dalam bekerja, dan akan berakibat banyak melakukan kesalahan dan kecelakaan dalam bekerja.
Penelitian ini dilakukan untuk memperkuat penelitian sebelumnya yang menyatakan salah
satu faktor penyebab human error adalah stres kerja yang terjadi pada masinis. Selain itu dapat
diketahui perbedaan pemicu stres kerja masinis pada Daop yang berbeda. Kemudian berdasarkan
hasil penelitian dapat memberikan rekomendasi usulan strategi yang dapat dilakukan untuk
meningkatkan kinerja kerja masinis dengan mengurangi tingkat stres kerja pada masinis PT.KAI.
Penelitian tingkat stres kerja dilakukan pada 39 masinis Daop I Jakarta dan 59 masinis Daop IV
Semarang dengan menggunakan kuesioner National Institute of Occupational Safety and Health
(NIOSH). Pengolahan data kuesioner dilakukan dengan perhitungan modus. Berdasarkan kriteria
faktor pemicu stres kerja, maka dilakukan proses penentuan faktor yang menjadi penyebab stres
kerja. Penentuan kriteria faktor yang menjadi pemicu stres kerja didasarkan pada skala jawaban
yang dimiliki oleh setiap faktor pada kuesioner.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pemicu stres kerja pada masinis KRL Daop I
Jakarta dan masinis KA Daop IV Semarang adalah faktor lingkungan fisik, rentang kendali, peluang
kerja, dukungan sosial, beban kerja dan tanggung jawab, dan tuntuan mental. Berdasarkan hasil
penelitian dan analisis faktor dan kondisi pemicu stres kerja dirancang usulan strategi untuk
mengatasi stres kerja masinis. Usulan strategi mengurangi stres kerja adalah dengan memperbaiki
lingkungan fisik kerja kabin masinis, pemberian kenaikan tunjangan, pemberian penghargaan
kepada masinis teladan berupa piagam atau uang, penambahan/perekrutan masinis baru,
memperketat kedisiplinan pengaturan jam dinasan, pemberian gambaran jenjang karir dan peluang
kerja seorang masinis, pemberian dukungan sosial, pemberian waktu luang lebih, dan pemberian
pelatihan review berupa games.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang Gagat Raina / 13-2007-060 - Personal Name
Caecillia Sri Wahyuning, Ir.,M.T. - Personal Name
Yuniar, Ir., M.T. - Personal Name
No. Panggil 1374TI022012a
Subyek
Fakultas FTI
Tahun Terbit 2012
Jurusan Teknik Industri
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :

Citation

. (2012).USULAN STRATEGI PENINGKATAN KINERJA MASINIS BERDASARKAN FAKTOR PEMICU STRES KERJA().Teknik Industri:FTI

.USULAN STRATEGI PENINGKATAN KINERJA MASINIS BERDASARKAN FAKTOR PEMICU STRES KERJA().Teknik Industri:FTI,2012.Text

.USULAN STRATEGI PENINGKATAN KINERJA MASINIS BERDASARKAN FAKTOR PEMICU STRES KERJA().Teknik Industri:FTI,2012.Text

.USULAN STRATEGI PENINGKATAN KINERJA MASINIS BERDASARKAN FAKTOR PEMICU STRES KERJA().Teknik Industri:FTI,2012.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id