ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL PEGAWAI ADMINISTRASI FAKULTAS DI ITENAS BANDUNG MENGGUNAKAN METODE SWAT
Beban kerja merupakan beban yang dirasakan oleh seseorang pada saat melakukan
sebuah aktivitas. Pada dasarnya beban kerja yang dirasakan merupakan kombinasi antara beban
kerja fisik dan beban kerja mental. Kedua beban kerja tersebut sebaiknya berada dalam kondisi
optimum agar pekerja dapat memiliki kinerja yang baik. Institut Teknologi Nasional (Itenas)
merupakan sebuah institusi yang bergerak dibidang pendidikan di Bandung. Itenas memiliki
pegawai-pegawai yang bekerja dibagian administrasi yang bertugas untuk melakukan pelayanan
administratif kepada pihak-pihak terkait. Dalam melakukan pekerjaannya pegawai lebih
cenderung bekerja menggunakan aspek mental dibandingkan dengan aspek fisik. Oleh karena
itu pegawai sebaiknya tidak mengalami kelebihan atau kekurangan beban kerja mental yang
akan berdampak kepada kinerjanya. Saat ini, pihak Itenas belum mengetahui besarnya beban
kerja mental yang dirasakan oleh seorang pegawai administrasi Itenas, sehingga perlu dilakukan
penelitian yang mengukur besarnya beban kerja mental yang dirasakan oleh seorang pegawai
administrasi di Itenas.
Penelitian dilakukan terhadap pegawai administrasi di FTI, FTSP, dan FSRD.
Pengukuran beban kerja mental ini dilakukan secara subjektif agar hasil yang diperoleh berasal
dari sudut pandang pegawai itu sendiri. Metoda yang digunakan adalah subjective workload
assessment technique (SWAT). SWAT mengelompokkan beban kerja mental menjadi tiga
deskriptor yaitu, beban waktu, beban usaha mental dan beban tekanan psikologis. Masingmasing
deskriptor memiliki tiga tingkatan yaitu rendah, sedang, dan tinggi.
Berdasarkan hasil penelitian, pegawai yang memiliki pekerjaan dengan nilai beban
kerja mental berkategori tinggi diwawancara untuk mengetahui penyebab tingginya nilai beban
kerja mental. Berdasarkan perhitungan diketahui bahwa seluruh pegawai lebih mementingkan
aspek beban waktu dengan nilai beban kerja mental berkategori tinggi untuk KaTU FTI
sebanyak 16%, KaTU FTSP sebanyak 15%, KaTU FSRD sebanyak 0%, KaSubbag AK FTI
sebanyak 14%, KaSubbag AK FTSP sebanyak 2%, KaSubbag AK FSRD sebanyak 0%,
KaSubbag KU FTI sebanyak 0%, KaSubbag KU FTSP sebanyak 0%, dan KaSubbag KU FSRD
sebanyak 0%.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2012).ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL PEGAWAI ADMINISTRASI FAKULTAS DI ITENAS BANDUNG MENGGUNAKAN METODE SWAT ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL PEGAWAI ADMINISTRASI FAKULTAS DI ITENAS BANDUNG MENGGUNAKAN METODE SWAT ().Teknik Industri:FTI,2012.Text
MLA Style
.ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL PEGAWAI ADMINISTRASI FAKULTAS DI ITENAS BANDUNG MENGGUNAKAN METODE SWAT ().Teknik Industri:FTI,2012.Text
Turabian Style
.ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL PEGAWAI ADMINISTRASI FAKULTAS DI ITENAS BANDUNG MENGGUNAKAN METODE SWAT ().Teknik Industri:FTI,2012.Text