<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2860">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ANALISIS KELAYAKAN USAHA PEMBUATAN]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>BARKAH AJI KURNIAWAN / 13-2007-185</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Industri]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTI]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2012]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Perkembangan musik di Indonesia sudah sangat berkembang. Permintaan gitar elektrik
baik produk impor maupun produk custom lokal semakin meningkat khususnya di Bandung.
Namun produk impor dengan kualitas bagus atau grade satu buatan USA dirasa masih mahal
untuk masyarakat Indonesia khususnya merek Fender, Ibanez, Gibson, Epiphone, dan Jackson.
Produk dengan merek-merek tersebut juga memilik grade dua yaitu buatan China atau Korea
dengan harga lebih murah. Walaupun produknya resmi dari merek-merek tersebut, namun
kualitasnya sangat jauh dibandingkan produk USA.sedangkan produsen gitar custom buatan
pengrajin gitar di Bandung kapasitasnya untuk memenuhi permintaan masih kurang dan produk
yang dibuat tidak memiliki stok jadi yang tersedia dan kualitasnya masih sama dengan gitar
grade dua impor. Maka dari itu ada peluang untuk membuat usaha “Copy Custom Guitar”yaitu
gitar custom dengan spesifikasi dan hardware yang sama dengan produk impor grade satu
namun dengan harga jauh lebih murah dan memiliki persediaan produk jadi bisa menjadi
peluang bisnis yang menjanjikan.
Analisis kelayakan usaha “Copy Custom Guitar” bertujuan untuk mengetahui apakah
usaha ini layak atau tidak ditinjau dari aspek-aspek kelayakan usaha. Aspek-aspek kelayakan
usaha yang dipakai adalah aspek pasar, aspek teknis, aspek legal dan lingkunga, aspek
manajemen sumber daya manusia, dan aspek finansial.
Berdasarkan hasil penelititan usaha ini disimpulkan bahwa usaha ini layak berdasarkan
hasil pada Tabel berikut.
ASPEK HASIL
PASAR Usaha ini dikatakan layak aspek pasar karena danya permintaan terhadap gitar
pada masa yang akan datang dan adanya peluang pasar yang besar di masa
yang akan datang karena tingkat permintaan lebih besar daripada tingkat
penawaran.
TEKNIS Usaha ini dikatakan layak aspek teknis karena produk yang dinginkan dapat
dibuat prototipenya, tersedianya mesin yang memungkinkan untuk
memproduksi secara masal, dan lokasi usaha cocok untuk digunakan
ASPEK HASIL
LEGAL
LINGKUNGAN
Usaha ini dikatakan layak aspek legal dan lingkungan karena usaha
memenuhi peraturan izin departemen dan persyaratan legalitas yang telah
ditetapkan dan limbah yang dihasilkan bisa ditanggulangi serta tidak
membahayakan lingkungan bahkan mempunyai nilai guna untuk kepentingan
lain yang akan menjadi pendapatan lain-lain bagi perusahaan.
MSDM Usaha ini dikatakan layak aspek manajemen sumber daya manusia karena
telah ditetapkannya struktur organisasi yang menunjang usaha pembuatan
”Copy Custom Guitar” dan adanya tenaga kerja yang sesuai dengan
kebutuhan perusahaan.
FINANSIAL Usaha ini dikatakan layak aspek finansial karena waktu pengembalian
investasi (Payback Periode) lebih pendek dari pada waktu ekonomis usaha
usaha , yaitu 6 tahun 3 bulan, nilai Net Present Value lebih besar daripada nol
yaitu 1.195.629.506,04, dan nilai dari Interest Return of Rate lebih besar
daripada nilai Minimum Attractive Rate Of Return (MARR) , yaitu 29%.
Selain analisis di atas juga dilakukan analisis sensitivitas untuk mengetahui titik sensitiv
dari usaha ini dengan menggunakan parameter penurunan jumlah permintaan dan kenaikkan
harga bahan baku kayu seperti pada Tabel berikut.
PARAMETER HASIL
PENURUNAN
JUMLAH
PERMINTAAN
Penurunan jumlah permintaan maksimal berada pada 15 % setiap tahunnya
dari proyeksi semula sehingga IRR menjadi sama dengan MARR. Namun
kesimpulannya parameter ini tidak sensitiv karena berdasarkan data masa
lalu permintaan gitar selalu naik karena trend bermusik di Indonesia selalu
berkembang setiap tahunnya.
KENAIKKAN
HARGA
BAHAN
BAKU KAYU
Kenaikkan harga bahan baku kayu maksimal berada di 27%. Hal ini
menyebabkan IRR menjadi sama dengan MARR. Namun berdasarkan hasil
wawancara bahwa kenaikkan bahan baku kayu paling besar yang pernah
terjadi adalah 10% pertahun. Hal ini dapat disimpulkan bahwa parameter
harga bahan baku tidak sensitiv.</note>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[1381TI022012a]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="2953" url="" path="/1381TI022012a.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[ANALISIS KELAYAKAN USAHA PEMBUATAN ”COPY CUSTOM GUITAR” DI BANDUNG]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2860]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-03-29 09:56:54]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-05-24 10:25:10]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>