// <![CDATA[ANALISIS KELAYAKAN USAHA RICE MILLING UNIT DI KECAMATAN BOJONGPICUNG KABUPATEN CIANJUR]]> SUJATMIKA / 13.2007.193 Dosen Pembimbing 1 Abu Bakar, Ir., MM. Alex Saleh, Ir., MT.
Penggilingan padi merupakan pusat pertemuan antara produksi, pasca panen, pengolahan dan pemasaran beras sehingga merupakan mata rantai penting dalam suplai beras nasional. Penggilingan padi dituntut untuk dapat memberikan kontribusi dalam penyediaan beras, baik dari segi kuantitas maupun kualitas untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Peningkatan permintaan beras di Kecamatan Bojongpicung sebanyak 2,4% setiap tahunnya hanya dapat terpenuhi sebesar 90%. Hal tersebut membuat peluang usaha untuk mendirikan usaha penggilingan padi yang baru. Salah satu tipe penggilingan padi adalah Rice Milling Unit (RMU). RMU adalah salah satu tipe penggilingan padi yang dapat menghemat waktu dan biaya handling. Pendirian usaha RMU terlebih dahulu perlu dilakukan analisis kelayakan dari usaha RMU ini. Tujuan dari analisis ini adalah menghasilkan sebuah gambaran bagi investor yang akan menanamkan modalnya dan tingkat investasi yang akan dikeluarkan. Hasil dari analisis kelayakan terhadap usaha RMU dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. Hasil Analisis Kelayakan Usaha RMU Kriteria Kelayakan Hasil Analisis Keterangan Aspek Pasar Layak 1. Adanya permintaan beras pada masa yang akan datang 2. Adanya peluang pasar pada masa yang akan datang dikarenakan tingkat permintaan lebih besar daripada tingkat penawaran Aspek Teknis Layak 1. Produk dapat diproduksi dengan proses dan fasilitas yang akan digunakan 2. Kapasitas produksi mampu memenuhi kapasitas produksi yang telah ditetapkan. 3. Lokasi tempat pendirian usaha merupakan lokasi yang terbaik untuk mendirikan pabrik RMU Aspek Legal dan Lingkungan Layak 1. Memenuhi aturan yang berlaku dan pendiriannya mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. 2. Adanya pengelolaan limbah akibat pendirian dan operasi usaha yang akan dilakukan sehingga tidak mengganggu lingkungan sekitar. Aspek MSDM Layak 1. Mempunyai bentuk struktur organisasi dengan pembagian tugas dan fungsi yang jelas. 2. Tenaga kerja yang cukup untuk menjalankan operasional perusahaan dan adanya kejelasan mengenai wewenang dan tugas bagi setiap pegawai. Aspek Finansial Layak 1. Payback Period = 1 Tahun 2 Bulan 2. Net Present Value (NPV) = Rp. 2.679.044.054 3. Internal Rate of Return (IRR) = 63,4%. Berdasarkan analisis kelayakan usaha RMU terhadap aspek pasar, aspek teknis, aspek legal dan lingkungan, aspek manajemen sumber daya manusia serta aspek finansial dapat dinyatakan bahwa pendirian usaha RMU di Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur layak untuk didirikan. Analisis sensitivitas dilakukan untuk memberikan informasi mengenai variabel yang berpengaruh terhadap keputusan kelayakan awal. Hasil analisis sensitivitas dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 2. Hasil Analisis Sensitivitas Usaha RMU Alternatif Sensitivitas Penurunan Jumlah Giling Kenaikan Harga Gabah Kenaikan Harga Solah Kenaikan Upah Tenaga Kerja Batas Maksimal IRR=MARR=9,2% 864% 12,160% 828% 548%