SARANA REKREASI OUTBOUND LEMBANG
Sarana rekreasi outbound merupakan suatu sarana yang menawarkan wisata rekreasi
berupa kegiatan-kegiatan di luar ruanganyang memanfaatkan potensi alam sekitar
kepada masyarakat umum. Proyek ini berlatar belakang pada kebutuhan manusia akan
rekreasi untuk menghilangkan kejenuhan yang diakibatkan oleh aktivitas sehari-hari yang
dapat menyebabkan menurunnya kesehatan jiwa dan raga, dengan cara menikmati
potensi alam yang indah dan sejuk yang sulit diperoleh di daerah perkotaan yang penuh
sesak dan polusi.
Secara fisik memiliki fasilitas akomodasi dan rekreasi secara lengkap dan terpadu bagi
para wisatawan, baik luar maupun dalam. Selain itu fasilitas komersial juga ditempatka
pada proyek ini agar terjadi pemanfaatan fungsi yang saling terintegrasi sehingga tapak
dan kawasan dapat menciptakan suasana yang menyenangkan.
Tema yang diambil dalam proyek tugas akhir ini adalah ”alam sebagai metafora kegiatan
rekreasi” yang mengacu pada arsitektur hijau yang disesuaikan dengan tipologi dan
fungsi bangunan sebagai cottages, dimana bangunan ini membutuhkan efisiensi ruangan
yang mengarah pada fungsionalitas. Implementasi arsitektur dari konsep perancangan ini
akan menghasilkan suatu bangunan yang kontekstual, nyaman, santai dan lebih menyatu
dengan alam dan lingkungan sekitar serta iklim di negara Indonesia yang beriklim tropis..
Proyek Tugas Akhir ini memiliki tujuan diantaranya sebagai suatu sarana yang dapat
mewadahi aktualisasi diri para wisatawan baik luar maupun dalam, mengembangkan dan
memanfaatkan seoptimal mungkin potensi alam kawasan Lembang, melengkapi fasilitas
sarana dan prasarana kawasan Lembang, dan menjadikan alam Lembang sebagai
sarana peristirahatan warga perkotaan, serta turut meningkatkan pendapatan masyarakat
setempat.
Perencanaan proyek ini diawali dengan menganalisa kondisi tapak, kebutuhan ruang, dan
aktivitas yang akan terjadi. Setelah proses perencanaan, kebutuhan ruang yang
dibutuhkan disesuaikan dengan luas tapak. Proses perencanaan menjadi titik awal untuk
dilanjutkan menuju proses perancangan. Kemudian, segala aspek yang telah dituangkan
dalam proses perencanaan dilanjutkan menjadi proses skematik. Semua proses tersebut
menjadi satu kesatuan untuk mencapai proses perancangan yang utuh.
Metoda yang digunakan adalah metoda analisis yang dilakukan meliputi tahap
pengumpulan data (studi literatur, observasi lapangan, wawancara, studi banding,
seleksi), tahap analisis dan sintesis, dan tahap pengembangan konsep.
Proses konsep perancangan ini mengacu pada hasil analisis dan studi pembelajaran
berdasarkan tema dan judul yang diambil. Dengan adanya proyek ini diharapkan dapat
menjadi rujukan dalam pengolahan tema dan judul serta pengembangan pola
pembelajaran dalam merencanakan suatu sarana rekreasi outbound.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2010).SARANA REKREASI OUTBOUND LEMBANG ().Arsitektur:FTSP
Chicago Style
.SARANA REKREASI OUTBOUND LEMBANG ().Arsitektur:FTSP,2010.Text
MLA Style
.SARANA REKREASI OUTBOUND LEMBANG ().Arsitektur:FTSP,2010.Text
Turabian Style
.SARANA REKREASI OUTBOUND LEMBANG ().Arsitektur:FTSP,2010.Text