// <![CDATA[BANDUNG CITY HOTEL]]> PAMUJI WASKITA / 21.2006.044 Dosen Pembimbing 1 Tecky Hendrarto Ir.,MM. Juani Anita Ir., MEng.
City Hotel merupakan hotel yang meyediakan akomodasi dan fasilitas bagi pengunjung yang menginap dalam waktu singkat. Umumnya terletak di kota-kota besar dan berlokasi si jantung kota sehingga dekat dengan fasilitas-fasilitas penunjang kota dan mudah dicapai oleh sarana transportasi. Karakteristiknya antara lain tingginya perbandingan pemakaian ruang-ruang yang bersangkutan, bangunan bertingkat tinggi, dan keteraturan pemanfaatan ruang-ruang yang disediakan sehingga dalam pengembangannya memungkinkan keberhasilan hotel tersebut. Tema yang diambil dalam proyek tugas akhir ini adalah Arsitektur Modern kontemporer (minimalis), yaitu desain hotel yang simple, bersih, fungsional, stylish dan terkini yang didukung dengan teknologi industri yang canggih dengan mengutamakan fungsi dengan kesederhanaan dalam estetika yang diterapkan kedalam bangunan penginapan (hotel). Pengertian arsitektur modern minimalis lahir berkaitan dengan perkembangan karya arsitektur yang semakin canggih dan modern dengan menyederhanakan bentuk - bentuk dan ornamen. Arsitektur modern minimalis ini diterapkan pada city hotel yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan pola hidup manusia yang semakin maju dan modern. Dengan mengutamakan fungsi dan kesederhanaan dalam estetika. Proyek Tugas Akhir ini memiliki tujuan mendukung berkembangnya fasilitas pendukung parawisata yang ada di Kota Bandung pada khususnya. Hotel ini diharapkan dapat meningkatkan dan mendorong wisatawan untuk berkunjung ke kota Bandung dengan memberikan fasilitas yang lengkap untuk menampung dan mengakomodasi wisatawan dari berbagai kota dan Negara. Hotel ini juga dibangun untuk memudahkan wisatawan yang memerlukan tempat penginapan sementara yang mampu menampung jumlah pengunjung ke kota Bandung yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Perencanaan proyek ini diawali dengan menganalisa kondisi tapak, kebutuhan ruang, dan aktivitas yang akan terjadi. Setelah proses perencanaan, kebutuhan ruang yang dibutuhkan disesuaikan dengan luas tapak. Proses perencanaan menjadi titik awal untuk dilanjutkan menuju proses perancangan. Kemudian, segala aspek yang telah dituangkan dalam proses perencanaan dilanjutkan menjadi proses skematik. Semua proses tersebut menjadi satu kesatuan untuk mencapai proses perancangan yang utuh. Metode yang digunakan adalah metode analisis yang dilakukan meliputi tahap pengumpulan data (studi literatur, observasi lapangan, studi banding, seleksi), tahap analisis dan sintesis, dan tahap pengembangan konsep. Proses konsep perancangan ini mengacu pada hasil analisis dan studi pembelajaran berdasarkan tema dan judul yang diambil. Dengan adanya proyek ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengolahan tema dan judul.