ANALISIS KELAYAKAN PEMBANGUNAN BISNIS OUTDOOR MODERN FURNITURE DI DAERAH KATUMIRI, CIMAHI JAWA BARAT
Pesatnya pertumbuhan permintaan dan juga penggunaan furniture pada saat ini, membuktikan bahwa kebutuhan akan furniture sudah menjadi kebutuhan utama bagi setiap kalangan masyarakat. Banyak usaha-usaha baik lama maupun baru yang membutuhkan barang-barang tersebut untuk digunakan sebagai inti dari konsep yang ingin mereka gunakan sebagai daya tarik dari produk maupun jasa yang ditawarkan. Kenyataan ini membuktikan bahwa bisnis barang-barang furniture pada saat ini menjadi lahan bisnis yang menjanjikan.
Penanaman modal suatu bisnis baru ataupun pengembangan bisnis hendaknya disesuaikan dengan tujuan dari penanam modal tersebut. Salah satu tujuan penanaman modal di suatu bidang bisnis adalah keinginan untuk mendapatkan keuntungan dari kegiatan bisnis tersebut. Tujuan yang ingin dicapai calon penanam modal adalah mengetahui kelayakan pembangunan bisnis outdoor modern furniture baru dilihat dari Aspek Pasar, Aspek Teknis, Aspek Legal dan Lingkungan, Aspek Manajemen Sumber Daya Manusia, Aspek Finansial, dan juga variabel sensitivitas yang mempengaruhi kelayakan pembangunan bisnis outdoor modern furniture baru tersebut.
Analisis aspek pasar bertujuan untuk mengetahui karakteristik produk yang diproduksi oleh perusahaan sesuai dengan kebutuhan konsumen, hal ini dikarenakan target pemenuhan kebutuhan konsumen yang akan ditembus cukup luas. Pada aspek teknis bertujuan antara lain untuk merencanakan dan menjalankan kegiatan pembuatan pabrik outdoor modern furnitureini dari mulai kegiatan pra operasional hingga teknis berjalannya perusahaan. Dalam analisis aspek legal dan lingkungan akan diketahui kepemilikan perusahaan yang akan membantu menentukan bentuk badan hukum yang sesuai dengan kepemilikan perusahaan dan identifikasi limbah yang dihasilkan untuk perencanaan penanggulangan dampak negatif dari limbah tersebut. Aspek sumber daya manusia terdiri dari data spesifikasi pekerjaan yang dibutuhkan perusahaan. Data ini diperlukan untuk mengetahui persyaratan calon tenaga kerja atau sumber daya manusia yang dibutuhkan perusahaan. Analisis aspek finansial terdiri dari kepemilikan tanah dan bangunan, data status kepemilikan tanah dan bangunan akan digunakan utnuk menentukan aliran arus kas pada aspek finansial, karena status kepemilikan tanah dan bangunan merupakan pengeluaran yang tetap. Kemudian pada aspek finansial juga terdapat sumber dana , data ini digunakan untuk mengetahui sumber dana investasi yang akan digunakan, baik dana milik sendiri maupun pinjaman melalui bank.
Kemudian setelah dilakukan analisis terhadap kelima aspek yang terkandung dalam studi kelayakan pembangunan bisnis outdoor modern furniture maka dilakukan analisis sensitivitas. Analisis sensitivitas dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sensitivitas perubahan keputusan atau parameter bisnis atau usaha dapat mempengaruhi kelayakan dari investasi usaha. Setelah seluruh tahap ini dilakukan maka didapat output dari analisis berupa keputusan layak atas pembangunan bisnis outdoor modern furniture ini ditinjau dari IRR ( Interest Rate of Return) sebesar 24,1% yang mana lebih besar dari MARR 12,5% .
Detail Information
Citation
APA Style
. (2012).ANALISIS KELAYAKAN PEMBANGUNAN BISNIS OUTDOOR MODERN FURNITURE DI DAERAH KATUMIRI, CIMAHI JAWA BARAT ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.ANALISIS KELAYAKAN PEMBANGUNAN BISNIS OUTDOOR MODERN FURNITURE DI DAERAH KATUMIRI, CIMAHI JAWA BARAT ().Teknik Industri:FTI,2012.Text
MLA Style
.ANALISIS KELAYAKAN PEMBANGUNAN BISNIS OUTDOOR MODERN FURNITURE DI DAERAH KATUMIRI, CIMAHI JAWA BARAT ().Teknik Industri:FTI,2012.Text
Turabian Style
.ANALISIS KELAYAKAN PEMBANGUNAN BISNIS OUTDOOR MODERN FURNITURE DI DAERAH KATUMIRI, CIMAHI JAWA BARAT ().Teknik Industri:FTI,2012.Text