USULAN RANCANGAN PETA STRATEGIS MENGGUNAKAN BALANCED SCORECARD PADA STASIUN PENGISIAN DAN PENGANGKUTAN BULK ELPIJI PT. POLLY JASA PERSADA DENGAN PERSPEKTIF PELANGGAN
Saat ini penggunaan bahan bakar gas untuk kebutuhan rumah tangga semakin meningkat. Seiring dengan program pemerintah yang melakukan konversi minyak tanah ke gas. Hal ini menimbulkan persaingan pada perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang pengisian gas untuk dapat menarik agen-agen elpiji. Penggunaan strategi dalam melaksanakan kegiatan yang mendukung pencapaian visi dan misi, perusahaan membutuhkan suatu sistem pengukuran kinerja yang mengkomunikasikan visi dan misi ke dalam strategi perusahaan. Pengukuran kinerja terhadap strategi yang telah diterapkan sangat diperlukan sehingga perusahaan dapat mengetahui apakah strategi tersebut masih dapat dilakukan untuk mampu bertahan dalam ketatnya persaingan. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur kinerja dengan metode balanced scorecard (BSC) pada SPPBE PT. Polly Jasa Persada, salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pengisian gas elpiji yang ada di Kabupaten Indramayu. Saat ini SPPBE PT. Polly Jasa Persada belum pernah melakukan pengukuran kinerja secara keseluruhan. Balanced scorecard (BSC) mempunyai 4 (empat) perspektif yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal, serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Keempat perspektif tersebut saling menunjang guna mencapai visi dan misi perusahaan. Namun pada penelitian ini hanya membahas perspektif pelanggan. Sebagai perusahaan yang sedang berkembang, SPPBE PT. Polly Jasa Persada memiliki visi, misi, dan strategi untuk mencapai visi & misi. Visi, misi, dan strategi perusahaan dijabarkan menurut perspektif pelanggan. Kemudian dari hasil penjabaran tersebut didapatkan sasaran strategis perusahaan berdasarkan perspektif pelanggan. Masing-masing sasaran strategis mempunyai ukuran strategis (indikator) sehingga sasaran strategis tersebut dapat diukur berdasarkan ukuran strategis pada perspektif pelanggan. Setelah itu menentukan key performance indicator dari seluruh indikator yang ada. Key performance indicator merupakan indicator kunci yang dapat mewakili indicator lainnya. Indikator tersebut dijadikan sebagai prioritas utama untuk dilakukan perbaikan karena dapat mempengaruhi indikator lainnya. Hasil dari masing-masing ukuran strategis dimasukkan kedalam template BSC untuk dikonfirmasi oleh pihak perusahaan, sehingga perusahaan dapat mengetahui indikator yang masih kurang. Perusahaan menentukan target untuk indikator yang ingin dicapai pada satu tahun kedepan. Sasaran strategis dan ukuran strategis pada masing-masing perspektif saling menunjang. Kemudian dibuat gambar keterkaitan antar sasaran strategis seluruh perspektif BSC, sehingga akan terlihat hubungan antar sasaran strategis yang saling menunjang guna mencapai visi dan misi perusahaan. Setelah melakukan pengukuran kinerja, diharapkan perusahaan dapat mengetahui telah seberapa jauh pencapaian visi misi. Selain itu, perusahaan dapat mengevaluasi tingkat keberhasilan strategi-strategi yang dimiliki perusahaan dalam pencapaian visi & misi.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2012).USULAN RANCANGAN PETA STRATEGIS MENGGUNAKAN BALANCED SCORECARD PADA STASIUN PENGISIAN DAN PENGANGKUTAN BULK ELPIJI PT. POLLY JASA PERSADA DENGAN PERSPEKTIF PELANGGAN ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.USULAN RANCANGAN PETA STRATEGIS MENGGUNAKAN BALANCED SCORECARD PADA STASIUN PENGISIAN DAN PENGANGKUTAN BULK ELPIJI PT. POLLY JASA PERSADA DENGAN PERSPEKTIF PELANGGAN ().Teknik Industri:FTI,2012.Text
MLA Style
.USULAN RANCANGAN PETA STRATEGIS MENGGUNAKAN BALANCED SCORECARD PADA STASIUN PENGISIAN DAN PENGANGKUTAN BULK ELPIJI PT. POLLY JASA PERSADA DENGAN PERSPEKTIF PELANGGAN ().Teknik Industri:FTI,2012.Text
Turabian Style
.USULAN RANCANGAN PETA STRATEGIS MENGGUNAKAN BALANCED SCORECARD PADA STASIUN PENGISIAN DAN PENGANGKUTAN BULK ELPIJI PT. POLLY JASA PERSADA DENGAN PERSPEKTIF PELANGGAN ().Teknik Industri:FTI,2012.Text