// <![CDATA[PENENTUAN RUTE DISTRIBUSI PRODUK SEPATU MENGGUNAKAN METODE SEQUENTIAL INSERTION DAN SAVING CLARKE & WRIGHT ALGORITHM (STUDI KASUS DI PT. PRIMARINDO ASIA INFRASTRUCTURE)]]> RYANDA SAPUTRA / 13.2007.143 Dosen Pembimbing 1 Hendro Prassetiyo, ST., MT. Arif Imran Ssi., MT., PhD.
Masalah penentuan rute merupakan salah satu masalah yang penting dalam perencanaan distribusi. Secara umum permasalahan penentuan rute dan jadwal kendaraan dikenal dengan Vehicle Routing Problem (VRP), yaitu masalah penentuan rute kendaraan dalam mengunjungi pelanggan yang bertujuan untuk meminimasi faktor-faktor tertentu seperti biaya, waktu, dan jarak dengan tidak melebihi kapasitas maksimum kendaraan yang digunakan. Permasalahan VRP inilah yang dirasa cukup penting untuk diselesaikan pada perusahaan yang akan diamati, dimana proses distribusi yang dilakukan tidak terlalu mempertimbangkan utilitas kendaraan yang ada dan jarak yang ditempuh kendaraan walaupun sudah memiliki beberapa rute yang ditentukan perusahaan. PT. Primarindo Asia Infrastructure Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri pembuatan sepatu olahraga, casual, dan sekolah. Perusahaan ini memiliki merk produk tersendiri yaitu sepatu “TOMKINS”. PT. Primarindo Asia Infrastructure sendiri saat ini memiliki satu buah gudang penyimpanan produk jadi yang nantinya akan didistribusikan kepada setiap pelanggan yang disebut dengan depot. Pelanggan dari perusahaan ini sendiri terdiri dari toko-toko sepatu baik di department store maupun di pasar yang tersebar di wilayah Provinsi Jawa Barat. Produk yang diantar ke pelanggan memiliki kesamaan bentuk dan ukuran kemasan dengan kapasitas kendaraan yang terbatas. Jumlah pelanggan dari PT. Primarindo Asia Infrastructure Tbk yang tersebar di wilayah Jawa Barat berjumlah 23 toko. Hal ini membuat perlunya suatu sistem distribusi yang memiliki rute yang efektif dan efisien. Keseluruhan pelanggan harus dilayani dalam waktu 2 hari (48 jam) dan hanya bisa dilakukan pengiriman pada jam kerja dengan kondisi ketersediaan 2 unit kendaraan diperusahaan saat ini yang memiliki keterbatasan kapasitas. Dengan kondisi perusahaan saat ini, maka model VRP yang digunakan adalah model multiple trip VRP single depot. Penelitian ini akan mencoba menyelesaikan dengan metode saving heuristic dan sequential insertion dengan harapan mendapatkan penghematan waktu yang signifikan. Tahap awal yang dilakukan pada penelitian ini adalah mengumpulkan data-data yang dibutuhkan untuk menentukan rute pendistribusian produk sepatu “TOMKINS”. Data yang diperlukan antara lain: data pelanggan, data jarak antar pelanggan dan depot, dan data permintaan pelanggan. Kemudian data yang telah diperoleh diolah dengan menggunakan dua metode yang memiliki cara berbeda dalam mengkonstruksi rute. Metode sequential insertion dalam mengkonstruksi rute lebih mempertimbangkan jarak atau waktu terkecil dalam penyisipan pelanggan kedalam rute. Sedangkan metode saving heuristic mengkonstruksi rute berdasarkan nilai penghematan jarak atau waktu yang didapat dari penggabungan 2 atau lebih pelanggan kedalam suatu rute. Kedua rute tersebut diharapkan dapat menghasilkan rute yang efektif dan efisien. Dari hasil pengolahan data dengan kedua metode, maka dipilih metode yang menghasilkan rute dengan waktu yang tersingkat dan jumlah tur yang lebih sedikit. Metode yang terpilih adalah metode saving heuristic yang menhasilkan waktu yang tersingkat dan jumlah tur yang lebih sedikit sehingga dapat menimbulkan penghematan biaya distribusi dari PT. Primarindo Asia Infrastructure. Dengan demikian usulan perbaikan yang dapat diberikan adalah untuk menggunakan rute yang dihasilkan oleh metode saving heuristic dan memperhatikan utilitas dan kapasitas dari kendaraan yang digunakan untuk melakukan pengangkutan produk sepatu “TOMKINS”.