// <![CDATA[RANCANGAN SISTEM TENAGA LISTRIK ALTERNATIF BERBASIS TURBIN ANGIN (STUDI KASUS DI DESA NUNUK, MAJALENGKA, JAWA BARAT)]]> LUKMAN / 13.2007.197 Dosen Pembimbing 1 Cahyadi Nugraha, ST., MT. Alex Saleh, Ir., MT.
Listrik merupakan salah satu kebutuhan masyarakat yang sangat penting dan sebagai sumber daya ekonomis yang paling utama yang dibutuhkan dalam sutau kegiatan usaha. Pembangkit tenaga listrik alternatifebisa menjadi sebuah rancangan alternatife tenaga listrik untuk menghadapi masalah kebutuhan energi listrik yang belum terdistribuskan di daerah-daerah terpencil. Pembangkit tenaga listrik alternatife berbasis turbin angin merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga listrik alternatife yang cocok untuk dikembangkan dalam membantu permasalahan energi listrik yang belum terdistribusikan di desa Nunuk, Majalengka, Jawa Barat karena letak daerah desa Nunuk berada pada dataran tinggi sehingga kecepatan angin disana bisa dijadikan untuk energi listrik berbasis turbin angin. Dengan adanya sistem pembangkit listrik alternated berbasis turbin angin ini, diharapakan dapat mambantu kebutuhan energy listrik di Desa Nunuk, Majalengka, Jawa Barat. Sistem yang dirancang ini merupakan sistem perancangan tenaga listrik alternatife turbin angin untuk komunal. Peningkatan kebutuhan listrik ini tidak diiringi oleh penambahan pasokan listrik. Dalam upaya memenuhi kebutuhan energi listrik masyarakat terpencil di Desa Nunuk, Majalengka, Jawa Barat, beberapa alternatife energi untuk pembangkit listrik belum dapat memenuhi kebutuhan listrik. Berdasarkan permasalahan tersebut, energi angin dipilih sebagai energi alternatife listrik untuk menghasilkan energi listrik. Alat yang digunakan disini adalah Turbin Angin yang berfungsi pengkonversi langsung dari kecepatan angin menjadi energi listrik, baterai sebagai penyimpan arus listrik yang didapat dari turbin angin dan inverter sebagai pengubah arus listrik DC menjadi AC. Agar energi angin dapat digunakan setiap saat, maka pada saat kecepatan angin dalam kondisi yang memenuhi spesifikasi turbin angin, energi yang dihasilkan dari turbin angin disimpan terlebih dahulu ke baterai yang dikonrol oleh regulator. Keluaran regulator langsung dihubungkan dengan inverter yang kemudian didistribusikan ke beban-beban listrik untuk dikonsumsikan oleh rumah tangga. Untuk pengamanan beban listrik ke rumah-rumah diperlukan sekring yang digunakan untuk melindungi beban rumah ketika adanya hubungan arus pendek dari arus listrik yang dikonsumsi. Dari rancangan sistem yang dibuat, didapat perancangan komunal lebih murah dan efektif berdasarkan kekurangan serta kekurangan yang ada pada sistem, sistem ini menghasilkan kebutuhan jumlah turbin angin 2 buah, baterai 4 buah dan inverter 6 buah, untuk biaya yang dibutuhkan untuk perancangan tersebut adalah Rp 2.599.699,- per unit dan beban biaya listrik sebesar Rp 66.572,- per bulan per kepala keluarga. Hasil model skala kecil yang dirancang bisa dijadikan sebagai rujukan perancangan sistem tenaga listrik alternatife.