// <![CDATA[USULAN PENGUKURAN KINERJA DI PT. BERDIKARI METAL ENGINEERING MENGGUNAKAN METODE BALANCED SCORECARD (PERSPEKTIF PROSES BISNIS INTERNAL)]]> YONGKI DARYOTO / 13.2007.003 Dosen Pembimbing 1 Ir. Yanti Helianty, MT. Sugih Arijanto, S.T., MM.
PT. Berdikari Metal Engineering adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur yang memproduksi spare part kendaraan bermotor di Indonesia. Selama ini pengukuran kinerja yang dilakukan hanya dengan pengukuran finansial saja, hal ini tentu saja tidak dapat mengukur kinerja perusahaan secara keseluruhan, maka dari itu dibutuhkan suatu alat yang dapat mengukur kinerja perusahaan pada aspek finansial dan non finansial yang dapat mengendalikan operasinya dengan mengaitkan dan mengyeimbangkan secara bersamaan sebagai tolak ukur. Pada tahun 1992, Robert S. Kaplan dan David P. Norton mengembangkan konsep yang dapat melakukan pengukuran kinerja korporat dalam empat aspek yaitu perspektif finansial, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal, dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Konsep pengukuran kinerja korporat dalam empat aspek ini memberi manajemen organisasi suatu pengetahuan, keterampilan, dan sistem yang memungkinkan karyawan dan manajemen belajar dan berkembang terus-menerus (perspektif pembelajaran dan pertumbuhan) dalam berinovasi untuk membangun kapabilitas strategis yang tepat serta efisiensi (perspektif proses bisnis internal) agar mampu menyerahkan nilai spesifik ke pasar (perspektif pelanggan) dan selanjutnya akan mengarah pada nilai saham yang terus-menerus meningkat (perspektif finansial). Konsep tersebut diharapkan dapat mengukur kinerja perusahaan secara keseluruhan untuk mencapai visi dan misi perusahaan. Oleh sebab itu, PT. Berdikari membutuhkan rancangan alat ukur kinerja perusahaan secara keseluruhan. Salah satu metode untuk dapat mengukur kinerja bisnis perusahaan yang dapat bertahan dan bersaing dengan perusahaan lainnya, yaitu metode Balanced Scorecard (BSC). Pada penelitian ini, pengukuran kinerja hanya dilakukan pada perspektif proses bisnis internal. Hasil rancangan pengukuran kinerja menggunakan metode Balanced Scorecard (BSC) adalah sasaran strategis, indikator, dan inisiatif program. Pada perspektif proses bisnis internal berisikan enam sasaran strategis, enam indikator yang didasarkan pada sasaran strategis, dan delapan inisiatif program untuk mencapai indikator yang telah ditentukan. Rancangan pengukuran kinerja tersebut diharapkan dapat meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan untuk mencapai visi dan misi PT. Berdikari.