<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3044">
<titleInfo>
<title><![CDATA[RANCANGAN LINTASAN PERAKITAN PRODUK LEMARI ES MENGGUNAKAN ALGORITMA VARIABLE NEIGHBORHOOD DESCENT DI PT. X]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>WINDA NUR ANDITA SARI / 13.2007.026</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Alex Saleh, Ir., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text"></roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Emsosfi Zaini, Ir., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text"></roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Industri]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTI]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2012]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>PT. X merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang memproduksi barang-barang elektronik. Produk yang diproduksi PT. X adalah lemari es, air conditioner, pompa air, radio, kipas angin, dan laundry system. Pada penelitian ini akan dibahas masalah keseimbangan lintasan perakitan divisi Line B pada divisi lemari es yang memproduksi lemari es dua pintu. Lemari es dua pintu model Top Freezer (TF) dan Bottom Freezer (BF) dirakit dalam lintasan perakitan Line B terdiri dari 31 stasiun kerja yang disusun dalam lintasan lurus. Line B yaitu divisi proses perakitan cabinet dengan kompresor, pintu, asesoris dan komponenkomponen lainnya sampai lemari proses pengemasan lemari es. Keadaan Line B saat ini terdapat waktu menganggur yang mencolok dan penumpukan barang di lintasan perakitan disebabkan pembagian elemen kerja yang tidak seimbang. Proses produksi yang dilakukan pada Line B memproduksi beberapa variasi/model dari suatu produk dasar yang dirakit pada satu lintasan yang sama dikategorikan dalam model lintasan Mixed-Model. Saat ini Line B merupakan lintasan lurus, dilihat dari precedence diagram dan elemen kerja yang dikerjakan dapat diperbaharui jenis lintasan menjadi campuran lintasan dua sisi dan lintasan lurus. Model lintasan two-sided merupakan pasangan lintasan perakitan yang berlawanan yaitu kiri dan kanan bekerja secara paralel dan simultan pada benda kerja yang sama. Salah satu metode yang digunakan dalam memecahkan masalah keseimbangan lintasan perakitan two-sided adalah algoritma Variable Neighborhood Descent (VND) dengan tujuan meminimisasi jumlah stasiun kerja dan acuan waktu siklus. Perancangan lintasan perakitan Line B menggunakan algoritma VND memiliki dua tahapan yaitu pembentukan inisial solusi dan local search. Pembentukan inisial solusi menggunakan metode J-Wagoon dan pada tahap local search terdapat proses exchange dan insert. Dalam pemecahan masalah keseimbangan lintasan perakitan di PT. X menggunakan algoritma VND yang telah dikembangkan dalam tugas akhir Yohana (2006) dengan beberapa modifikasi tambahan yang disesuaikan dengan masalah yang terjadi di PT. X. Hasil dari perancangan lintasan perakitan Line B pada tahap pembentukan inisial solusi menggunakan J-Wagoon, dengan 121 elemen kerja menghasilkan 29 stasiun kerja. Pembentukan inisial solusi menghasilkan rancangan lintasan perakitan dengan efisiensi lintasan 78,30% dan nilai smoothness index 158,94. Pada tahap local search dengan tahapan proses exchange dan insert menghasilkan jumlah stasiun kerja yang sama yaitu 29 stasiun kerja, dengan nilai efisiensi lintasan menjadi 80,02% dan smoothness index 140,09. Terjadi perbaikan lintasan perakitan ditunjukan dengan nilai efisiensi lintasan pada local search mengalami kenaikan dan nilai smothness index mengaalami penurunan dibandingkan dengan hasil inisial solusi. Dari hasil dari tahap local search memberikan nilai perbaikan yang tidak terlalu signifikan dibandingkan hasil pembentukan solusi inisial. Hal ini disebabkan pembatas precedence yang ketat, sehingga membatasi proses exchange dan insert.</note>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[1425TI102012a]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[1425TI102012a]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="3068" url="" path="/1425TI102012a.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[RANCANGAN LINTASAN PERAKITAN PRODUK LEMARI ES MENGGUNAKAN ALGORITMA VARIABLE NEIGHBORHOOD DESCENT DI PT. X]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[3044]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-03-29 09:56:54]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-23 10:16:54]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>