// <![CDATA[PENGUKURAN PERFORMANSI DI PT. JOYCI NUSANTARA CEMERLANG DENGAN PENDEKATAN MBCFPE PADA KRITERIA FOKUS TENAGA KERJA DAN HASIL BISNIS]]> IRVAN HERDIANA / 13.2007.132 Dosen Pembimbing 1 Ambar Harsono, Ir., M.T. Sugih Arijanto, S.T., M.M.
Joyci Nusantara Cemerlang Cookies atau J&C Cookies merupakan perusahaan yang bergerak dibidang produksi kue kering. Dalam menjalankan usahanya tidak sedikit perusahaan lain yang bergerak dibidang yang sama. Saat ini J&C Cookies belum pernah melakukan pengukuran terhadap kinerja yang dimiliki oleh perusahaan. Hasil pengukuran tersebut digunakan untuk meningkatkan kinerja dari perusahaan. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja dari perusahaan adalah dengan menggunakan metode Malcolm Baldrige Criteria For Performance Excellence. Malcolm Baldrige merupakan salah satu alat untuk meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan dan terus-menerus. Metode ini menggunakan pengukuran dengan kriteria yang telah ditentukan dan memberikan feedback mengenai kinerja organisasi secara keseluruhan dalam menghasilkan produk yang berkualitas. Hasil pengukuran tersebut digunakan untuk meningkatkan performansi dari perusahaan. Adapun kriteria yang digunakan untuk meningkatkan performansi adalah fokus tenaga kerja dan hasil bisnis. Tahapan awal dari penelitian Malcolm Baldrige ini adalah mengumpulkan data melalui wawancara dan menyebarkan kuesioner. Pengumpulan data tersebut digunakan untuk membuat profil organisasi, dokumen aplikasi proses, dokumen aplikasi hasil, review proses, review hasil, scoring proses, dan scoring hasil. Untuk review proses menggunakan metode penilaian ADLI (Approach, Deployment, Learning, dan Integration). Empat faktor yang digunakan untuk mengevaluasi proses adalah Pendekatan (Approach), Penjabaran (Deployment), Pembelajaran (Learning), dan Keterpaduan (Integration) yang disingkat ADLI. Untuk review hasil menggunakan metode penilaian LeTCI (Level, Trends, Comparison, dan Integration). Untuk penentuan skor proses dan hasil menggunakan metode yang sama, yaitu Judgement. Untuk item lingkungan tenaga kerja diperoleh Approach sebesar 50%, Deployment sebesar 50%, Learning sebesar 10%, dan Integration sebesar 25%. Setelah melakukan Judgement diperoleh skor sebesar 10.8 dari bobot lingkungan tenaga kerja yang sebesar 40. Untuk item kerekatan tenaga kerja diperoleh Approach sebesar 50%, Deployment sebesar 45%, Learning sebesar 10%, dan Integration sebesar 20%. Setelah melakukan Judgement diperoleh skor sebesar 12,15 dari bobot kerekatan tenaga kerja yang sebesar 45. Untuk item hasil fokus tenaga kerja diperoleh Level sebesar 50%, Trend sebesar 50%, Comparisons sebesar 10%, dan Integration sebesar 20%. Setelah melakukan Judgement diperoleh skor sebesar 21,6 dari bobot hasil fokus tenaga kerja yang sebesar 80. Untuk skor total perusahaan secara keseluruhan adalah sebesar 318,85. Skor total akhir tersebut berada pada kategori early result.