USULAN TATA LETAK FASILITAS MENGGUNAKAN ALGORITMA AUTOMATED LAYOUT DESIGN PROGRAM (ALDEP) DI INDUSTRI HILIR TEH PTPN VIII
Tata letak mesin dan fasilitas yang ada di industri hilir teh PT. Perkebunan
Nusantara VIII pada lantai produksi untuk produk teh celup walini hitam, masih belum
efektif dan efisien. Hal ini dapat dilihat dari peletakkan mesin dan fasilitas masih belum
sesuai dengan aliran proses produksinya sehingga menimbulkan masalah. Hal tersebut
mengakibatkan pemanfaatan jarak yang kurang optimal karena posisi antar
mesin/fasilitas cenderung berjauhan. Masalah tersebut akan mengakibatkan
terhambatnya aliran material dimana ongkos material handling juga akan menjadi
tinggi. Dengan demikian dibutuhkan perancangan ulang (re-design) tata letak pada
departemen yang berkaitan dengan proses produksi teh celup walini hitam tersebut
dengan menggunakan algoritma Automated Layout Design Program (ALDEP) dengan
kriteria meminimumkan total ongkos material handling (OMH).
Metode pemecahan masalah yang digunakan pada penelitian ini diklasifikasikan
menjadi 2 bagian. Bagian pertama adalah pengolahan data tata letak saat ini (existing
layout) dengan menggambar existing layout yang kemudian dievaluasi dengan kriteria
minimasi ongkos material handling (OMH). Ongkos material handling (OMH) yang
dihasilkan oleh tata letak awal adalah sebesar Rp 388,168. Bagian kedua dari metode
pemecahan masalah adalah pembuatan tata letak baru menggunakan algoritma ALDEP
dengan software ALDEP sebagai tool. Software ini akan menghasilkan output berupa
gambaran kedekatan antar fasilitas yang kemudian akan ditransformasikan menjadi
model AAD.
Ongkos material handling (OMH) yang dihasilkan oleh tata letak awal adalah
sebesar Rp 388,168 . Sedangkan perancangan dengan software ALDEP ini
menghasilkan 4 buah alternatif rancangan dengan nilai OMH untuk masing-masing tata
letak usulan adalah sebesar Rp 167,81 (alternatif 1), Rp 334,002 (alternatif 2), Rp
280,128 (alternatif 3), dan Rp 267,790 (alternatif 4). Dari 4 buah usulan tata letak yang
dihasilkan oleh software ALDEP, tata letak usulan alternatif 1 merupakan usulan yang
menghasilkan nilai OMH terkecil bahkan setelah dibandingkan dengan nilai OMH tata
letak awal. Dari 4 buah usulan tata letak yang dihasilkan oleh software ALDEP, tata
letak usulan alternatif 1 merupakan usulan yang menghasilkan nilai OMH terkecil.
Dengan demikian tata letak usulan alternatif 1 ini layak untuk terpilih. Penggunaan
lahan tata letak usulan alternatif 1 ini adalah 49,3 m x 53 m atau 2,612,9 m2.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2012).USULAN TATA LETAK FASILITAS MENGGUNAKAN ALGORITMA AUTOMATED LAYOUT DESIGN PROGRAM (ALDEP) DI INDUSTRI HILIR TEH PTPN VIII ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.USULAN TATA LETAK FASILITAS MENGGUNAKAN ALGORITMA AUTOMATED LAYOUT DESIGN PROGRAM (ALDEP) DI INDUSTRI HILIR TEH PTPN VIII ().Teknik Industri:FTI,2012.Text
MLA Style
.USULAN TATA LETAK FASILITAS MENGGUNAKAN ALGORITMA AUTOMATED LAYOUT DESIGN PROGRAM (ALDEP) DI INDUSTRI HILIR TEH PTPN VIII ().Teknik Industri:FTI,2012.Text
Turabian Style
.USULAN TATA LETAK FASILITAS MENGGUNAKAN ALGORITMA AUTOMATED LAYOUT DESIGN PROGRAM (ALDEP) DI INDUSTRI HILIR TEH PTPN VIII ().Teknik Industri:FTI,2012.Text