// <![CDATA[MODEL SIMULASI ANTREAN UNTUK PELAYANAN MAINTENANCE DI DIPO LOKOMOTIF PT. KERETA API INDONESIA]]> GUMILAR FAJAR NUGRAHA / 13.2008.068 Dosen Pembimbing 1 Cahyadi Nugraha, S.T., M.T. Dr. Ir. Kusmaningrum, M.T.
Industri jasa harus memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggannya. PT. Kereta Api Indonesia merupakan satu-satunya perusahaan penyedia jasa layanan kereta api sehingga perlu menjaga kualitas pelayanan dari segi kendaraan. Maintenance merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam menjaga kualitas kendaraan, salah satu divisi yang bertanggung jawab untuk melakukan maintenance adalah Dipo Lokomotif. Kondisi sistem pelayanan di Dipo Lokomotif PT. Kereta Api Indonesia sangat kompleks karena harus melayani preventive maintenance dan corrective maintenance dengan keterbatasan jumlah teknisi sehingga memungkinkan untuk timbulnya fenomena antrean. Maka diperlukan suatu model simulasi untuk menggambarkan kondisi sistem tersebut. Model simulasi antrean ini dapat memberikan nilai utilisasi teknisi dan waktu tunggu antar pelayanan sehingga perusahaan dapat menentukan jumlah teknisi yang dibutuhkan. Model simulasi yang dirancang akan diimplementasikan dalam software Arena. Uji validasi model simulasi ini dilakukan dengan melakukan uji hipotesis untuk mengetahui nilai rata-rata utilisasi teknisi hasil simulasi sama dengan rata-rata utilisasi teknisi kondisi nyata. Contoh penerapan model simulasi ini dilakukan dengan mensimulasikan existing condition di Dipo Lokomotif PT. Kereta Api Indonesia Daop. 2 Bandung. penerapan beberapa skenario ke dalam model simulasi ini dilakukan untuk mengetahui perubahan dari hasil simulasi karena skenario-skenario yang diterapkan merupakan kondisi-kondisi yang mungkin terjadi pada sistem nyata. sekanrio yang diterapkan adalah penambahan jumlah lokomotif, peningkatan laju kerusakan, dan pengurangan jumlah teknisi. Model simulasi ini dapat digunakan di Dipo Lokomotif pada semua daerah operasi dengan merubah nilai-nilai dalam simulasi sesuai dengan kondisi di daerah operasinya masing-masing.