<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3061">
<titleInfo>
<title><![CDATA[USULAN RUTE KENDARAAN PENGANGKUT SAMPAH DI WILAYAH OPERASIONAL BANDUNG BARAT MENGGUNAKAN ALGORITMA NEAREST NEIGHBOUR DAN LOCAL SEARCH (STUDI KASUS DI PD. KEBERSIHAN KOTA BANDUNG)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>PUTRI INDAH PERMATA SARI / 13.2008.110</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Susy Susanty, Ir., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text"></roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Arif Imran, Ssi., M.T., PhD.</namePart>
<role><roleTerm type="text"></roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Industri]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTI]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2012]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pengelolaan sampah dilakukan oleh Dinas Kebersihan untuk mencegah terjadinya longsor tumpukan sampah, menjadi sumber penyakit, pencemaran lingkungan dan menyebabkan banjir. Proses pembuangan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) dilakukan dengan mengumpulkan dan mengangkut sampah dari tiap-tiap tempat pembuangan sementara (TPS) dengan menggunakan kendaraan pengangkut sampah lalu membuangnya di TPA. Pemerintah kota Bandung berencana memindahkan lokasi TPA dari Cipatat ke Legok Nangka dikarenakan telah habis masa kontraknya. Pemindahan lokasi TPA akan mempengaruhi rute pengumpulan dan pengangkutan sampah, sehingga diperlukan penentuan rute kendaraan.
Rute kendaraan pengangkut sampah ditentukan berdasarkan TPS dapat dikunjungi lebih dari satu kali, kendaraan dapat melayani lebih dari satu rute dan TPA sebagai tempat unloading kendaraan pengangkut sampah. Model varian VRP yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan ini adalah Vehicle Routing Problem with Split Delivery, Multiple Trips and Intermediate Facility (VRPSDMTIF). Penentuan rute kendaraan dibuat dengan menggunakan Algoritma Nearest Neighbour untuk pembentukan rute kendaraan dan kemudian diperbaiki dengan menggunakan Algoritma Local Search dengan tujuan meminimasi total waktu penyelesaian tur, meminimasi jumlah tur atau kendaraan, dan meminimiasi range of completion time. Algoritma Nearest Neighbour suatu algoritma yang menyisipkan pelanggan yang belum dilayani sehingga membentuk tur (rute) yang terbaik. Algoritma Local Search merupakan algoritma yang digunakan untuk memperbaiki tur (rute) yang telah didapat dengan menggunakan algoritma nearest neighbour dengan menggunakan operator-operator yang terdapat dalam local search sehingga mendapatkan tur (rute) terbaik.
Pembentukan rute kendaraan yang diperoleh dari Algoritma Nearest Neighbour dan Algoritma Local Search menghasilkan output yang sama yaitu membentuk 33 tur, menghasilkan nilai tour completion time 199,901 jam dan nilai range of completion time 3,867 jam. Hal ini berarti tur yang dihasilkan Algoritma nearest neighbour adalah tur yang terbaik dan pembebanan waktu penyelesaian tur cukup merata untuk tiap turnya.
Hasil dari penelitian ini adalah rute kendaraan pengangkut sampah untuk lokasi TPA di Legok Nangka yang didapat dari Algoritma Nearest Neighbour dan diperbaiki dengan menggunakan Algoritma Local Search. Rute yang dibentuk oleh kedua algoritma ini sama karena Algoritma Local Search tidak menghasilkan tur (rute) yang lebih baik dari tur (rute) awal.</note>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[1442TI102012a]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[1442TI102012a]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="3092" url="" path="/1442TI102012a.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[USULAN RUTE KENDARAAN PENGANGKUT SAMPAH DI WILAYAH OPERASIONAL BANDUNG BARAT MENGGUNAKAN ALGORITMA NEAREST NEIGHBOUR DAN LOCAL SEARCH (STUDI KASUS DI PD. KEBERSIHAN KOTA BANDUNG)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[3061]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-03-29 09:56:54]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-05-25 14:25:40]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>