// <![CDATA[RANCANGAN LINTASAN PERAKITAN TWO-SIDED PRODUK PANSER PINDAD ANOA 6 X 6 MENGGUNAKAN ALGORITMA VARIABLE NEIGHBORHOOD DESCENT DI PT. PINDAD (PERSERO)]]> YUGISTRY ALBERTY/132007135 Penulis Arif Imran, S.Si., M.T., Ph.D. Dosen Pembimbing 2 Emsosfi Zaini, Ir., MT Dosen Pembimbing 1
PT. PINDAD (Persero) merupakan sebuah perusahaan milik negara yang memproduksi berbagai jenis produk militer dan non-militer. Pada penelitian ini dibahas tentang masalah keseimbangan lintasan perakitan yang terjadi pada Divisi Kendaraan Khusus yang memproduksi Panser PINDAD ANOA 6 X 6 dengan tujuan untuk menyeimbangkan lintasan perakitan. Pada saat ini lintasan perakitan yang digunakan oleh perusahan adalah lintasan lurus. Penggunaan lintasan lurus mengakibatkan adanya waktu mengganggur baik yang terjadi pada operator maupun mesin, penumpukan pekerjaan dan pembagian beban kerja yang tidak merata, sehingga diusulkan lintasan perakitan dua sisi atau lintasan two-sided. Lintasan two-sided adalah lintasan paralel di sisi kanan dan kiri produk dan operator dapat bekerja secara paralel dan simultan. Lintasan two-sided digunakan untuk menyeimbangkan lintasan perakitan dengan minimisasi waktu siklus menggunakan algoritma variable neighborhood descent (VND). Perancangan lintasan two-sided menggunakan metode VND yang memiliki dua tahap pengerjaan, yaitu tahap pembangkitan initial solution dan tahap local search yang merupakan tahapan perbaikan dari initial solution. Pada tahap initial solution menggunakan metode region approach, sedangkan tahap local search digunakan proses insert (1-0) dan exchange (1-1). Proses insert adalah perubahan struktur dengan cara menyisipkan sebuah operasi kedalam operasi lainnya, sedangkan proses exchange merupakan perubahan struktur dengan cara melakukan pertukaran posisi dari dua elemen kerja yang terpilih pada dua stasiun kerja yang berbeda. Hasil penelitian untuk menyeimbangkan lintasan perakitan dua sisi membentuk lintasan perakitan menjadi 167 elemen kerja dan jumlah stasiun kerja 15 stasiun. Pada tahap initial solution menghasilkan waktu siklus 725 menit dengan efisiensi lintasan sebesar 71,88% dan smoothness index 910,509. Pada tahap local search didapat waktu siklus 690 menit dengan efisiensi lintasan yang dihasilkan 75,53% dan smoothness index 799,223. Adanya penurunan dari waktu siklus mengakibatkan waktu mengganggur yang dihasilkan akan semakin kecil, sehingga operator maupun mesin, penumpukan pekerjaan dan pembagian beban kerja yang tidak merata dapat diminimisasi.