// <![CDATA[USULAN URUTAN PENANGANAN LIMBAH PRODUKSI GARMEN BERDASARKAN PRIORITAS MENGGUNAKAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS DI PT. PUTRA INDONOSA]]> Pandu Hari Respati/132007192 Dosen Pembimbing 1 Dwi Novirani, Ir., MT. Yuniar, Ir., MT.
Industri garmen berkembang dengan pesat. Peningkatan permintaan secara langsung akan mendorong peningkatan limbah produksinya. PT. Putra Indonosa (PT. PI) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri garmen. Beberapa limbah yang dihasilkan dari industri garmen dapat dimanfaatkan kembali, sehingga dapat memberikan manfaat tambahan. Saat ini PT. PI belum melakukan penanganan limbah. Keterbatasan sumber daya dalam pengolahan limbah membuat perusahaan tidak dapat mengolah semua limbah, sehingga dalam penelitian ini akan dilakukan penentuan prioritas dalam menangani limbah PT. PI. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menentukan prioritas adalah dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Metode FMEA digunakan untuk mengetahui prioritas utama dari suatu masalah yang terjadi di perusahaan serta diharapkan dapat mempercepat proses penyelesaian masalah sesuai dengan urutan prioritasnya. Pada metode FMEA nilai variabel frekuensi, variabel kemendesakan, dan variabel kelayakan masing-masing jenis limbah harus dicari terlebih dahulu. Dari ketiga variabel tersebut dapat dihitung nilai Risk Priority Number untuk masing-masing jenis limbah dan ditentukan prioritas limbah yang harus ditangani terlebih dahulu berdasarkan nilai RPN tersebut. Berdasarkan nilai Risk Priority Number, limbah yang harus segera ditangani adalah limbah kain kecil dan limbah potongan kain besar. Usulan penanganan yang diberikan adalah mengolah limbah kain kecil menjadi keset dan limbah potongan kain besar menjadi celana pendek. Usulan yang diberikan kepada perusahaan diharapkan dapat diimplementasikan, karena selain dapat mengurangi tumpukan limbah perusahaan juga bisa mendapat profit dari hasil penjualan produk hasil olahan limbah.