ALGORITMA VARIABLE NEIGHBORHOOD DESCENT WITH FIXED THRESHOLD UNTUK KESEIMBANGAN LINTASAN PERAKITAN TUNGGAL DENGAN KRITERIA MINIMISASI JUMLAH STASIUN KERJA
Keseimbangan lintasan perakitan (assembly line balancing, ALB) merupakan suatu proses penempatan sejumlah elemen kerja (task) ke dalam beberapa stasiun kerja (work station) tanpa melanggar precedence relations dan waktu perakitan di setiap stasiun kerja tidak melebihi waktu siklus lintasan perakitan tersebut. Tujuan yang ingin dicapai adalah menghasilkan konfigurasi elemen kerja dalam stasiun kerja yang memberikan Efisiensi Lintasan (EL) yang tinggi dan Smoothness Index (SI) yang rendah. Lintasan perakitan adalah serangkaian stasiun kerja yang secara berurutan digunakan untuk merakit produk dimulai dari komponen-komponen sampai menjadi suatu produk jadi, dimana part-part (komponen-komponen) dirakit pada sebuah part dasar/part utama diatas sebuah kendaraan pembawa/ban berjalan (conveyor). Lintasan produksi yang efisien adalah lintasan produksi yang dapat memenuhi target laju output dengan jumlah stasiun kerja yang minimum atau jumlah operator minimum. Lintasan perakitan yang digunakan perusahaan biasanya menggunakan satu lintasan perakitan atau lebih. Penelitian ini membahas mengenai simple assembly line balancing problem tipe I (SALBP I) yang didalamnya menggunakan algoritma variable neighborhood descent with fixed threshold dengan kriteria maksimisasi efisiensi lintasan. Algoritma yang diusulkan merupakan penerapan algoritma variable neighborhood descent with fixed threshold pada SALBP I untuk lintasan perakitan tunggal dan berdasarkan studi literatur yang telah dilakukan, penelitian ini merupakan penelitian pertama yang menerapkan variable neighborhood descent with fixed threshold dalam menyelesaikan SALBP I. Algoritma variable neighborhood descent with fixed threshold ini terdiri dari dua tahap, yaitu tahap pembangkitan solusi inisial dan tahap local search. Prinsip dasar dari algoritma ini ialah dengan melakukan pencarian solusi pada neighbourhood yang terbentuk dari sekumpulan elemen kerja dengan melakukan modifikasi atau perubahan struktur neighbourhood dengan mempertimbangkan %Th serta solusi yang bukan solusi terbaik dalam algoritmanya Performansi algoritma usulan diuji dengan menggunakan 3 set data dari data literatur. Hasil pengujian algoritma usulan tersebut memberikan solusi yang lebih baik dengan hasil penelitian-penelitian sebelumnya yang telah dipublikasikan
Detail Information
Citation
APA Style
. (2013).ALGORITMA VARIABLE NEIGHBORHOOD DESCENT WITH FIXED THRESHOLD UNTUK KESEIMBANGAN LINTASAN PERAKITAN TUNGGAL DENGAN KRITERIA MINIMISASI JUMLAH STASIUN KERJA ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.ALGORITMA VARIABLE NEIGHBORHOOD DESCENT WITH FIXED THRESHOLD UNTUK KESEIMBANGAN LINTASAN PERAKITAN TUNGGAL DENGAN KRITERIA MINIMISASI JUMLAH STASIUN KERJA ().Teknik Industri:FTI,2013.Text
MLA Style
.ALGORITMA VARIABLE NEIGHBORHOOD DESCENT WITH FIXED THRESHOLD UNTUK KESEIMBANGAN LINTASAN PERAKITAN TUNGGAL DENGAN KRITERIA MINIMISASI JUMLAH STASIUN KERJA ().Teknik Industri:FTI,2013.Text
Turabian Style
.ALGORITMA VARIABLE NEIGHBORHOOD DESCENT WITH FIXED THRESHOLD UNTUK KESEIMBANGAN LINTASAN PERAKITAN TUNGGAL DENGAN KRITERIA MINIMISASI JUMLAH STASIUN KERJA ().Teknik Industri:FTI,2013.Text