// <![CDATA[BANDUNG INDEPENDENT FASHION BOUTIQUE]]> WAGIONO BUSTAMI / 21.2006.067 Dosen Pembimbing 1
Bandung Butik Fashion Independen merupakan suatu sarana yang menawarkan wisata perbelanjaan bagi pecinta produk fashion khusunya produk lokal. Proyek Tugas Akhir ini berlatar belakang pada kurangnya penghargaan dan apresiasi masyarakat umum terhadap produk produk fashion karya desainer lokal di kota Bandung. Bandung Butik Fashion Independen terdiri dari retail retail lokal brand fashion, dengan target utama individu muda yang menghargai kreativitas-orisinalitas desain dan menawarkan eksibisi fashion secara rutin serta berbagai fasilitas pendukung kehidupan berkota. Tema yang diambil dalam proyek tugas akhir ini adalah Arsitektur Kontekstual. Kontekstual artinya merespon mulai dari tapak, isu-fenomena urban, sirkulasi kendaraan, manusia pada tapak dan menawarkan solusi. Lalu merespon bentuk, ruang, massa, fasada dan karakteristik utama fashion butik independen adalah fashion yang selalu dinamis dan berubah. Lalu sosial- budaya, perilaku masyarakat kota bandung ketika beraktivitas, berbelanja, menikmati ruang kota. Proyek Tugas Akhir ini memiliki tujuan diantaranya sebagai suatu sarana perbelanjaan (komersil), penerangan (informatif), hiburan (rekreatif), bagi masyarakat umum guna memperluas pengetahuan dan wawasan tentang seni rupa kontemporer.di kawasan kota Bandung, yang nantinya akan turut dalam usaha pengembangan Bandung Creative City. Perencanaan proyek ini diawali dengan menganalisa kondisi tapak, kebutuhan ruang, dan aktivitas yang akan terjadi. Setelah proses perencanaan, kebutuhan ruang yang dibutuhkan disesuaikan dengan luas tapak. Proses perencanaan menjadi titik awal untuk dilanjutkan menuju proses perancangan. Kemudian, segala aspek yang telah dituangkan dalam proses perencanaan dilanjutkan menjadi proses skematik. Semua proses tersebut menjadi satu kesatuan untuk mencapai proses perancangan yang utuh. Metoda yang digunakan adalah metoda analisis yang dilakukan meliputi tahap pengumpulan data (studi literatur, observasi lapangan, wawancara, studi banding, seleksi), tahap analisis dan sintesis, dan tahap pengembangan konsep. Proses konsep perancangan ini mengacu pada hasil analisis dan studi pembelajaran berdasarkan tema dan judul yang diambil. Dengan adanya proyek ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengolahan tema dan judul serta pengembangan potensi sumber daya masyarakat di kawasan tertentu