BANDUNG CITY HOTEL
Pembangunan hotel di Kota Bandung masih dimungkinkan untuk menampung wisatawan yang
selalu memadati ibu kota Provinsi Jawa Barat ini pada setiap akhir pekan dan hari libur.
Jumlah hotel yang tersedia belum mampu menampung seluruh pengunjung yang datang
berwisata dan banyak juga dari mereka yang datang untuk keperluan bisnis.
Disamping untuk wisata dan khususnya bisnis, hotel memerlukan berbagai fasilitas penunjang
yang cukup memadai, hotel bintang 4 (empat) cocok dengan kepentingan-kepentingan itu.
Disamping karena hotel berbintang 4 dapat menampung semua kegiatan wisata dan bisnis,
selain itu juga Bandung tidak bisa dikatakan sebagai kota bisnis murni karena banyaknya
potensi wisata yang ada di Kota Bandung.
Oleh sebab itu, “Bandung City Hotel“ sebagai pemenuhan kebutuhan Kota Bandung yang
sekarang ini menjadi kota wisata dan bisnis yang menjanjikan dan dapat meningkatkan
pendapatan daerah juga memajukan Kota Bandung di mata Nasional dan Internasional.
Dengan alasan itu juga Bandung City Hotel ini memanfaatkan sisi Arsitektur yang memadukan
unsur-unsur alam sebagai wujud bangunan yang peduli akan alam dan lingkungan sekitarnya
dengan arsitektur modern yang lebih mangacu kepada suatu perilaku yang serba simple dan
cepat juga kesederhanaan dan kejujuran dalam hal elemen-elemen pada bangunan yang
merupakan salah satu sifat dasar masyarakat Bandung. Hal ini didasari juga sebagai respon
terhadap berkurangnya area hijau khususnya di kota Bandung dan di Indonesia pada
umumnya, dan menciptakan bangunan yang memperhatikan aspek proporsi bangunan dengan
bangunan sekitarnya di kota Bandung. Tetapi tetap menjadi Arsitektur yang sesuai dengan
perkembangan zaman.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2011).BANDUNG CITY HOTEL ().Arsitektur:FTSP
Chicago Style
.BANDUNG CITY HOTEL ().Arsitektur:FTSP,2011.Text
MLA Style
.BANDUNG CITY HOTEL ().Arsitektur:FTSP,2011.Text
Turabian Style
.BANDUNG CITY HOTEL ().Arsitektur:FTSP,2011.Text