<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3401">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENENTUAN MODEL PENGGANTIAN PENCEGAHAN KERUSAKAN KOMPONEN &#47; ALAT OPTIMUM PADA MESIN AUTOMATIC WIRE BONDER DI PT OMEDATA ELECTRONICS BANDUNG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ARIE ZULKARNAEN / 579018</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Industri]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTI]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[1990]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kerusakan suatu komponen/alat mesin yang terjadi pada waktu-waktu yang tidak beraturan akan sangat mempengaruhi kualitas dan kuantitas dari hasil produksi. Masalah menurunnya kualitas dan kuantitas hasil produksi, akibat sering terjadinya kerusakan komponen/ alat mesin tersebut, dapat diatasi dengan jalan menentukan saat-saat penggantian pencegahan yang optimal. Di dalam penulisan ini dibahas mengenai bagaimana caramenentukan model penggantian yang sebaiknya dilaksanakan dalam sistem penggantian komponen/alat pada produksi IC (integrated circuit) tersebut.
Ada dua macam model penggantian pencegahan yang dapat memecahkan masalah ini, yaitu:
1. Model penggantian pencegahan, dimana penggantian dilakukan pada saat-saat tertentu secara periodik (model 1).
2. Model penggantian pencegahan, dimana penggantian dilakukan pada saat komponen/ alat tersebut telah mencapai suatu umur tertentu (model 2).
Dalam pembahasan ini digunakan teori ekspektasi ongkos total penggantian persatuan waktu yang paling minimal. Berdasarkan data kerusakan komponen/ alat, ongkos penggantian pencegahan, dan ongkos penggantian kerusakan komponen/ alat, maka dapat diperoleh periode penggantian pencegahan yang optimal.
Hasil yang diperoleh tulisan ini adalah penggantian pencegahan untuk komponen ini sebaiknya dilaksanakan setelah mencapai umur 350 jam, dengan ongkos total perjam optimumnya Rp. 8,60,-.</note>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[TI579018a]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[TI579018a]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="2825" url="" path="/TI579018a.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PENENTUAN MODEL PENGGANTIAN PENCEGAHAN KERUSAKAN KOMPONEN / ALAT OPTIMUM PADA MESIN AUTOMATIC WIRE BONDER DI PT OMEDATA ELECTRONICS BANDUNG]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[3401]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-03-29 09:56:54]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-05-23 10:43:46]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>