<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3467">
<titleInfo>
<title><![CDATA[USULAN PERBAIKAN METODA PENGANGKATAN MATERIAL ALUCOPAN DENGAN PENDEKATAN ANTROPOMETRI DAN BIOMEKANIKA]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>EDWIN ANDRIANTO / 13.2000.068</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Industri]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTI]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2007]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Proses pengangkatan dan pemindahan material secara manual seringkali menimbulkan potensi yang membahayakan pekerja. Menurut penelitian, kecelakaan yang diderita oleh pekerja di Indonesia diakibatkan oleh penanganan material yang salah. Kecelakaan tersebut menyebabkan back injury yang mempunyai hubungan sangat erat dengan pengangkatan secara manual. Resiko cedera bagian lower back yang dihasilkan karena posisi pengangkatan yang salah berdampak pada produktivitas kerja parsial. Saat ini di PT. Mujur Lima Pratama pengangkatan material alucopan dilakukan dengan 3 macam posisi pengangkatan dengan beban angkatan 30-75 kg. Oleh karena posisi-posisi tersebut dapat menyebabkan cedera sehingga berpengaruh pada produktivitas kerja parsial, maka perbaikan posisi pengangkatan perlu dilakukan untuk meningkatkan produktivitas kerja parsial.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data antropometri, biomekanika, volume material alucopan dan waktu proses pemindahan. Data antropometri yang dibutuhkan adalah tinggi dan berat pekerja yang akan digunakan sebagai input untuk software Mannequin Pro 10.2. Data biomekanika yang diperlukan adalah sudut pada bagian tubuh pada saat pekerja mengangkat material alucopan dengan software Motion Analysis Tools. Data produktivitas yang digunakan adalah waktu proses pemindahan dan volume material alucopan.
Tahap pengolahan data meliputi perhitungan gaya dan momen pada bagian lower back dengan software Mannequin Pro 10.2. Dari perhitungan gaya dan momen pada bagian lower back dengan beban 30 kg untuk posisi 1,2 dan 3 didapatkan bahwa postur 3 (badan dalam posisi membungkuk dan kaki menekuk) memiliki gaya sebesar 280.1 N dan momen sebesar 155.8 Nm. Hasil ini lebih kecil dibandingkan dengan gaya dan momen pada posisi postur pengangkatan 1 dan 2. Untuk perhitungan produktivitas kerja parsial, posisi 3 memiliki produktivitas kerja parsial sebesar 0.0206 m3/detik. Posisi postur 3 dijadikan alternatif 1 untuk pengangkatan material alucopan.
Untuk alternatif 2 diusulkan posisi pengangkatan dengan posisi jongkok untuk menghindarkan cedera, karena posisi membungkuk, pada bagian lower back. Berdasarkan hasil perhitungan posisi jongkok memiliki gaya sebesar 202.1 N dan momen sebesar 125.5 Nm yang berarti produktivitas kerja parsial dapat ditingkatkan. Peningkatan produktivitas kerja parsial yang dihasilkan posisi jongkok untuk 3 hari kerja pengamatan yaitu 116 lembar/hari.
Selain memperbaiki posisi pengangkatan dari postur 3 (tubuh membungkuk dan kaki menekuk) menjadi posisi jongkok, perusahaan dapat meminimasi cedera dan meningkatkan produktivitas kerja parsial diantaranya dengan memberikan standarisasi postur, memberikan batasan beban maksimal yang harus diangkat, pekerja diharapkan mau merubah cara pengangkatan dan penambahan fasilitas kerja untuk lebih dapat meningkatkan produktivitas kerja.</note>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[907TI/07]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[907TI/07]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[907TI/07]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""><![CDATA[]]></slims:digital_item>
<slims:digital_item id="17337" url="" path="/132000068_907TI-07..pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[USULAN PERBAIKAN METODA PENGANGKATAN MATERIAL ALUCOPAN DENGAN PENDEKATAN ANTROPOMETRI DAN BIOMEKANIKA]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[3467]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-03-29 09:56:54]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-09-13 09:08:23]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>