// <![CDATA[USULAN RANCANGAN TATA LETAK DENGAN MEMPERTIMBANGKAN MATERIAL FLOW PATTERN MENGGUNAKAN ALGORITMA BOND ENERGY DI CV. SUGIH MUKTI BANDUNG]]> Agil - 132000110 Penulis Susy Susanty, Ir., MT. Dosen Pembimbing 2 0430056901 - Emsosfi Zaini, Ir., M.T Dosen Pembimbing 1
CV. Sugih Mukti merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industry manufaktur. Departemen Produksi merupakan salah satu bagian dari unit usaha CV. Sugih Mukti yang khusus membuat komponen-komponen teknik untuk spare part mesin industry tekstil yang terbuat dari karet, plastik dan logam. Produk yang dihasilkan memiliki variasi produk yang tinggi dengan jumlah volume produknya menengah dan hal tersebut dapat menimbulkan beragamnya urutan proses dari masing-masing produk. Tata letak pabrik yang digunakan CV. Sugih Mukti masih menggunakan pendekatan process layout. Tata letak tersebut saat ini dinilai kurang efektif digunakan oleh CV. Sugih Mukti yang sering menimbulkan berbagai masalah dalam hal kegiatan berproduksi produk, hal ini disebabkan beberapa fasilitas yang seharusnya berdekatan karena adanya aliran material dan kemudahan transportasi material ditempatkan berjauhan sehingga mempengaruhi ongkos material handling, waktu total produksi lebih lama, aliran material yang semakin tidak teratur, meningkatnya ongkos perpindahan material dan penumpukan barang setengah jadi lebih banyak. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka diperlukan perancangan ulang tata letak yang dapat meminimumkan masalah yang terjadi di shop floor Departemen Produksi CV. Sugih Mukti, khususnya meminimumkan jarak dan ongkos material handling menggunakan pendekatan Group Technology metode Bond Energy dengan mempertimbangkan Material Flow Pattern yang dikembangkan oleh Ristono (2004). Metode tersebut digunakan untuk membentuk suatu sel manufaktur, yaitu pembentukan kelompok mesin ke dalam sel mesin dan kelompok part ke dalam part familinya. Sehingga membentuk tata letak yang memiliki nilai performansi yang tinggi, fleksibilitas yang tinggi dan sesuai dengan kegiatan manufaktur dari system produksi di Departemen Produksi CV. Sugih Mukti. Perbaikan layout ini menggunakan ukuran performansi dan ongkos material handling. Hasil perbaikan layout dengan menggunakan pendekatan Group Technology metode Bond Energy yang dikembangkan oleh Ristono (2004) memberikan nilai grouping efficiency sebesar 73,475% dan memberikan penurunan ongkos material handling sebesar 2.043,942.