// <![CDATA[MODEL SIMULASI BASIC MACHINES DALAM SISTEM MANUFAKTUR LAJU TINGGI VOLUME TINGGI]]> Melinda Septiyana - 132002003 Penulis 0430056901 - Emsosfi Zaini, Ir., M.T Dosen Pembimbing 1 0430117501 - R. Cahyadi Nugraha S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2
Sistem manufaktur bervolume tinggi dan berlaju tinggi (sistem laju tinggi) adalah suatu sistem yang menghasilkan ratusan atau bahkan ribuan produk dalam satu menit. Sistem laju tinggi merupakan sistem yang kompleks sehingga untuk menganalisisnya dapat digunakan teknik simulasi. Komponen utama dari sistem laju tinggi adalah mesin, konveyor, dan operator. Mesin yang digunakan tediri dari empat jenis yaitu basic machine (mesin dasar), assembly machine (mesin perakitan), filling machine (mesin pengisi), dan conveyor machine (mesin konveyor). Dalam sistem laju tinggi, basic machine adalah komponen sistem yang paling dasar sehingga tahap awal dalam mengembangkan model simulasi sistem laju tinggi adalah dengan mengembangkan komponen basic machine. Teknik simulasi yang sering digunakan untuk memodelkan sistem manufaktur adalah discrete-event simulation dan continuous equation. Kedua teknik simulasi tersebut kurang cocok digunakan untuk memodelkan sistem laju tinggi sehingga dibutuhkan teknik simulasi lain yang cocok digunakan untuk memodelkan sistem laju tinggi. Model simulasi yang dihasilkan akan diimplementasikan dalam perangkat lunak Arena. Pengembangan model simulasi yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi pengembangan untuk sub sistem mesin dan integrasi antar mesin. Setelah melalui tahap pengembangan maka model simulasi dinyatakan dalam algoritma pembangun model simulasi suatu basic machine dengan update time, event terencana, dan breakdown mesin. Update Time adalah selang waktu dilakukannya perubahan variabel status dari sebuah sistem. Variabel status adalah sebuah variabel yang digunakan untuk menjelaskan keadaan dari suatu sistem dalam suatu waktu tertentu yang berkaitan dengan objek yang diteliti dari sistem bersangkutan. Event terencana adalah event yang telah dijadwalkan untuk terjadi pada saat tertentu. Selain event terencana terdapat juga event tidak terencana yaitu event yang terjadi secara random, dalam penelitian ini event tidak terencana yang diperhitungkan adalah breakdown mesin. Algoritma yang dihasilkan kemudian diimplementasikan dengan menggunakan bahasa SIMAN dan Visual Basic for Application (VBA) dalam perangkat simulasi Arena. Algoritma dan implementasi dalam perangkat lunak Arena yang dihasilkan dalam penelitian ini dapat digunakan untuk melakukan proses simulasi sistem laju tinggi yang komponen sistemnya hanya terdiri dari satu atau beberapa basic machine. Salah satu tujuan melakukan proses simulasi adalah untuk mengetahui performansi dari sistem yang bersangkutan. Ukuran performansi yang dihasilkan terdiri dari: total output setiap mesin, persentase operating dari setiap mesin, persentase idle dari setiap mesin, persentase breakdown dari setiap mesin, dan persentase blocked dari setiap mesin. Algoritma yang telah diimplementasikan dalam perangkat lunak Arena yang merupakan hasil akhir dari penelitian ini telah diuji coba dengan menggunakan beberapa kasus hipotesis kompleks yang dianggap representatif berkaitan dengan sistem laju tinggi, dari hasil uji coba dapat diketahui bahwa model simulasi valid secara internal. Selain itu juga model simulasi yang dihasilkan bersifat generik yaitu dapat digunakan untuk berbagai macam kasus berkaitan dengan sistem laju tinggi.