Detail Cantuman

PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI MINYAK SAWIT DAN INTI SAWITMENGGUNAKAN METODE ACTIVITY BASED COSTING. ( STUDI KASUS PT. PERKEBUNAN NUSANTARA V KEBUN SEI PAGAR )

PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI MINYAK SAWIT DAN INTI SAWITMENGGUNAKAN METODE ACTIVITY BASED COSTING. ( STUDI KASUS PT. PERKEBUNAN NUSANTARA V KEBUN SEI PAGAR )


Dengan perkembangan dunia usaha yang semakin maju dengan tingkat persaingan yang semakin ketat mengharuskan kesadaran para pengusaha untuk bekerja lebih keras dalam menjalankan usahanya. Dalam persaingan dunia usaha tersebut harga produk merupakan salah satu faktor penting yang dipertimbangkan konsumen, sehingga bukan kualitas produk atau jasa saja yang menjadi bahan pertimbangan, tetapi harga yang bersaing akan menjadi penentu. Disinilah peran pengambil keputusan didalam menentukan strategi-strategi yang efektif dalam upaya untuk memenangkan persaingan.
Penjualan suatu produk atau jasa akan meningkat jika produk tersebut memiliki harga jual yang tepat dan realistis. Tetapi untuk menentukan harga yang tepat dibutuhkan suatu perhitungan yang adil terhadap biaya-biaya yang akan dibebankan dalam penentuan harga pokok produksi, sehingga kemungkinan adanya undercosting ataupun overcosting dapat dikurangi.
Dalam penetapan harga pokok produksi dengan menggunakan sistem perusahaan saat ini, harga pokok produksi ditentukan dengan cara menjumlahkan seluruh biaya umum, biaya pengolahan dan biaya penyusutan kemudian membaginya dengan jumlah produk yang dihasilkan, sehingga kemungkinan adanya undercosting atau overcosting sangat besar terjadi. Dalam hal ini perusahaan menyamaratakan harga pokok produksi untuk kedua jenis produk yang dihasilkan tanpa melihat proses produksi dan aktivitas-aktivitas dari masing-masing produk yang dapat mengakibatkan kesalahan pembebanan biaya. Untuk pembebanan biaya klarifikasi dan kernel serta biaya proses awal yang keseluruhan sumber dayanya digunakan bersama-sama oleh kedua produk, perusahaan seharusnya tidak membebankan biaya tersebut secara merata pada kedua jenis produk, namun dibebankan sepenuhnya pada produk yang mengkonsumsinya. Hal ini dilakukan mengingat proses klarifikasi digunakan oleh produk minyak sawit dan proses kernel digunakan oleh produk inti sawit, sedangkan biaya-biaya awal produksi dibebankan sesuai dengan konsumsi masing-masing produk terhadap sumber daya yang digunakan.
Metode activity based costing merupakan suatu metode perhitungan harga pokok produksi dengan dasar bahwa aktivitaslah yang menyebabkan biaya itu timbul dan produklah yang mengkonsumsi aktivitas tersebut. Dalam sistem activity based costing, biaya-biaya tak langsung dapat ditentukan melalui aktivitas yang dilaluinya dan biaya-biaya untuk masing-masing aktivitas tersebut kemudian dibebankan ke produk berdasarkan konsumsi masing-masing produk pada aktivitas. Pembebanan biaya klarifikasi sepenuhnya dibebankan pada produk minyak sawit karena hanya produk minyak sawit saja yang mengkonsumsi aktivitas tersebut, sedangkan pembebanan biaya kernel sepenuhnya dibebankan pada produk inti sawit karena hanya produk inti sawit saja yang mengkonsumsi aktivitas tersebut. Dengan demikian diharapkan dengan metode activity based costing dapat diperoleh solusi yang lebih baik dalam penentuan harga pokok produksi kedua jenis produk tersebut. Berikut ini adalah hasil perhitungan harga pokok produksi minyak sawit dan inti sawit dengan sistem perusahaan dan menggunakan metode activity based costing:


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang MIRA ASRIANTI PURBA / 13.2001.066 / TI - Personal Name
0415016301 - Abu Bakar Ir.,MM. - Personal Name
0410126901 - Lisye Fitria, S.T., M.T. - Personal Name
No. Panggil 942TI/07
Subyek PENENTUAN HARGA POKOK, METODE ACTIVITY BASED COSTI
Fakultas FTI
Tahun Terbit 2007
Jurusan Teknik Industri
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2007).PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI MINYAK SAWIT DAN INTI SAWITMENGGUNAKAN METODE ACTIVITY BASED COSTING. ( STUDI KASUS PT. PERKEBUNAN NUSANTARA V KEBUN SEI PAGAR )().Teknik Industri:FTI

.PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI MINYAK SAWIT DAN INTI SAWITMENGGUNAKAN METODE ACTIVITY BASED COSTING. ( STUDI KASUS PT. PERKEBUNAN NUSANTARA V KEBUN SEI PAGAR )().Teknik Industri:FTI,2007.Text

.PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI MINYAK SAWIT DAN INTI SAWITMENGGUNAKAN METODE ACTIVITY BASED COSTING. ( STUDI KASUS PT. PERKEBUNAN NUSANTARA V KEBUN SEI PAGAR )().Teknik Industri:FTI,2007.Text

.PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI MINYAK SAWIT DAN INTI SAWITMENGGUNAKAN METODE ACTIVITY BASED COSTING. ( STUDI KASUS PT. PERKEBUNAN NUSANTARA V KEBUN SEI PAGAR )().Teknik Industri:FTI,2007.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id