// <![CDATA[USULAN PERBAIKAN KUALITAS PELAYANAN JASA PUSAT KEBUGARAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT ( QFD ). ( STUDI KASUS DI SOSI SPORT CABANG ANTAPANI , BANDUNG )]]> YULI SAPRIANTI / 13.2002.061 / TI Penulis 0410057301 - Fifi Herni Mustofa, S.T., M.T Dosen Pembimbing 1 0430127601 - Arie Desrianty S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2
Seiring dengan perkembangan jaman dan kemajuan teknologi saat ini, masyarakat Indonesia menyadari bahwa olahraga itu sangat penting. Manfaat yang didapatkan dari olahraga adalah untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Kebutuhan akan hal tersebut perlu diperhatikan mengingat banyaknya peminat yang menginginkan adanya fasilitas yang menyediakan tempat untuk berolahraga dan semakin banyaknya pendirian pusat kebugaran sejenis menyebabkan persaingan menjadi semakin ketat. Sosi Sport Club merupakan perusahaan jasa yang bergerak dalam bidang pusat kebugaran. Salah satu fasilitas yang paling banyak diminati konsumen adalah fasilitas fitness. Meskipun fitness yang paling banyak peminatnya, tetapi setiap bulan masih mengalami fluktuasi jumlah anggota. Oleh karena itu pihak perusahaan harus berusaha untuk melakukan perbaikan terhadap jasa pelayanan yang ditawarkan dengan mengetahui faktor-faktor yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumennya. Upaya yang dapat dilakukan adalah memberikan usulan perbaikan kualitas pelayanan jasa pusat kebugaran dengan menggunakan Importance & Performance Matrix dan matriks House of Quality dari Quality Function Deployment (QFD). Tahapan-tahapan yang dilakukan sebelum melakukan pembentukan matriks House of Quality (HOQ) adalah mengidentifikasi atribut-atribut penelitian berdasarkan lima dimensi kualitas jasa (Parasuraman,1990) yaitu reliability (keandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), empathy, tangible (bukti nyata yang kasat mata). Dari atribut-atribut tersebut dibentuk Importance & Performance Matrix berdasarkan kuesioner penelitian. Atribut yang memerlukan perbaikan adalah atribut yang berada di kuadran I dan akan menjadi input dalam pembentukan House of Quality dari Quality Function Deployment (QFD).