// <![CDATA[USULAN PENGENDALIAN PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH TYPE 30/70. ( STUDI KASUS PERUM PERUMNAS REGIONAL IV BANGUN )]]> ANNISA FATWARINI / 13.2002.048 / TI Dosen Pembimbing 1 Ir. Alex Saleh, M.T Dosen Pembimbing 1 0410126901 - Lisye Fitria, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2
PERUM PERUMNAS merupakan suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang pembangunan rumah milik pemerintah. Salah satu proyek yang dilaksanakan oleh PERUM PERUMNAS adalah pembangunan rumah tipe 30/72. Permasalahan yang terjadi pada saat proyek pembangunan rumah tipe 30/72 adalah biaya pengeluaran pada beberapa aktivitas melebihi anggaran rencana dan kurun waktu penyelesaian proyek yang melebihi rencana. Biaya pengeluaran pada beberapa aktivitas yang melebihi rencana, disebabkan oleh kenaikan harga material, tenaga kerja yang tidak teralokasi dengan baik dan jadwal penyelesaian proyek terlambat sehingga harus membayar tenaga kerja lebih lama. Sedangkan keterlambatan waktu penyelesaian proyek disebabkan tenaga kerja yang tidak teralokasi dengan baik sehingga banyak tenaga kerja yang menganggur, manajemen kurang baik, pengiriman material terlambat atau persediaan material yang kurang. Permasalahan ini terjadi karena perusahaan belum melakukan pengendalian proyek berdasarkan metode yang tepat. Oleh sebab itu perlu dilakukan pengendalian proyek berdasarkan metode tertentu sehingga proyek diharapkan dapat selesai dengan batas waktu yang telah ditentukan perencanaan dan biaya yang tidak melebihi anggaran rencana. Pada penelitian proyek pembangunan 1 unit rumah tipe 30/72, perencanaan yang dimiliki perusahaan dianggap sama dengan perencanaan yang dilakukan pada penelitian ini. Perencanaan proyek yang dilakukan adalah perhitungan waktu penyelesaian dengan metode Critical Path Method (CPM), pembuatan peta jadwal dasar, dan pengalokasian biaya. Tahap pengendalian proyek dilakukan dengan menggunakan metode Analisis Varians dan Konsep Nilai Hasil. Metode Analisis Varians menghasilkan varians biaya dan varians jadwal sedangkan metode Konsep Nilai Hasil menghasilkan nilai varians biaya terpadu dan varians jadwal terpadu serta indeks kinerja biaya dan indeks kinerja jadwal. Berdasarkan pengolahan data yang telah dilakukan diperoleh waktu penyelesaian proyek untuk 1 unit rumah tipe 30/72 selama 98 hari dengan lintasan kritis A-B-CA-D-E-G-I-J, sedangkan pada pelaksanaan proyek waktu penyelesaiannya selama 101 hari. Pengendalian proyek pembangunan 1 unit rumah tipe 30/72 belum dilakukan dengan baik, hal ini terlihat dari penyimpangan yang diperoleh dengan menggunakan metode analisis varians dan konsep nilai hasil. Pada perhitungan performansi jadwal proyek terjadi keterlambatan waktu penyelesaian proyek jika dibandingkan antara jadwal perencanaan dan pelaksanaan proyek. Pada perhitungan performansi biaya proyek terlihat adanya pemborosan pada beberapa aktivitas di mingguminggu tertentu pelaksanaan proyek meskipun secara keseluruhan total biaya pengeluaran lebih kecil dari rencana.