USULAN PENGENDALIAN PROYEK PEMBANGUNAN PONDASI DAN ERECTION TOWER TIPE AA6 SEKTOR MENGGALA LAMPUNG ( STUDI KASUS PT. KEMBAR ABADI )
PT. Kembar Abadi merupakan suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa kontraktor kelistrikan, terutama dalam hal pembuatan pondasi dan erection tower. Salah satu proyek yang dilaksanakan oleh PT. Kembar Abadi adalah pembuatan pondasi dan erection tower tipe AA6 Sektor Menggala, Lampung. Permasalahan yang terjadi pada saat proyek pembangunan pondasi dan erection tower tipe AA6 Sektor Menggala, Lampung adalah biaya pengeluaran pada beberapa aktivitas melebihi anggaran rencana dan kurun waktu penyelesaian proyek yang melebihi rencana. Biaya pengeluaran pada beberapa aktivitas yang melebihi rencana, disebabkan oleh kenaikan harga material, tenaga kerja yang tidak teralokasi dengan baik dan jadwal penyelesaian proyek terlambat sehingga harus membayar tenaga kerja lebih lama. Sedangkan keterlambatan disebabkan tenaga kerja yang tidak teralokasi dengan baik sehingga banyak tenaga kerja yang menganggur, manajemen kurang baik, pengiriman material terlambat atau persediaan material yang kurang. Permasalahan ini terjadi karena perusahaan belum melakukan pengendalian berdasarkan metode yang ada. Oleh sebab itu perlu dilakukan pengendalian proyek berdasarkan metode tertentu sehingga proyek diharapkan dapat selesai dengan batas waktu yang telah ditentukan perencanaan dan biaya yang tidak melebihi anggaran rencana.
Pada penelitian proyek pembangunan 1 unit pondasi dan erection tower tipe AA6 Sektor Menggala, Lampung ini diasumsikan perencanaan yang dimiliki perusahaan sama dengan perencanaan yang dilakukan pada penelitian ini. Perencanaan proyek yang dilakukan adalah perhitungan waktu penyelesaian dengan metode Critical Path Method (CPM), pembuatan peta jadwal dasar, dan pengalokasian biaya. Sedangkan pada tahap pengendalian proyek dilakukan dengan menggunakan dua metode yaitu Analisis Varians dan Konsep Nilai Hasil. Pada metode Analisis Varians dihasilkan varians biaya dan varians jadwal sedangkan metode Konsep Nilai Hasil menghasilkan nilai varians biaya terpadu dan varians jadwal terpadu serta indeks kinerja biaya dan jadwal.
Berdasarkan pengolahan data yang telah dilakukan diperoleh hasil waktu penyelesaian proyek rencana selama 29 hari untuk 1 unit pondasi dan erection tower tipe AA6 Sektor Menggala, Lampung dengan lintasan kritis A1-A2-B1-B2-D1-D2-D3-E1-E2-F1-F2-F3-F4- G1-G2-I1-J1-J2-J3, sementara pada pelaksanaan proyek waktu penyelesaiannya selama 39 hari. Total anggaran biaya rencana proyek pembangunan 1 unit pondasi dan erection tower tipe AA6 Sektor Menggala, Lampung adalah sebesar Rp 77,608,175.99 dan total biaya pelaksanaannya sebesar Rp 62,741,582.40. Berdasarkan hasil yang tersebut, pengendalian proyek pembangunan 1 unit pondasi dan erection tower tipe AA6 Sektor Menggala, Lampung belum dilakukan dengan baik. Hal ini terlihat dari penyimpangan yang diperoleh dengan menggunakan metode analisis varians dan konsep nilai hasil, terutama dari segi jadwal terjadi keterlambatan jika dibandingkan antara jadwal perencanaan dan pelaksanaan proyek.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2007).USULAN PENGENDALIAN PROYEK PEMBANGUNAN PONDASI DAN ERECTION TOWER TIPE AA6 SEKTOR MENGGALA LAMPUNG ( STUDI KASUS PT. KEMBAR ABADI ) ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.USULAN PENGENDALIAN PROYEK PEMBANGUNAN PONDASI DAN ERECTION TOWER TIPE AA6 SEKTOR MENGGALA LAMPUNG ( STUDI KASUS PT. KEMBAR ABADI ) ().Teknik Industri:FTI,2007.Text
MLA Style
.USULAN PENGENDALIAN PROYEK PEMBANGUNAN PONDASI DAN ERECTION TOWER TIPE AA6 SEKTOR MENGGALA LAMPUNG ( STUDI KASUS PT. KEMBAR ABADI ) ().Teknik Industri:FTI,2007.Text
Turabian Style
.USULAN PENGENDALIAN PROYEK PEMBANGUNAN PONDASI DAN ERECTION TOWER TIPE AA6 SEKTOR MENGGALA LAMPUNG ( STUDI KASUS PT. KEMBAR ABADI ) ().Teknik Industri:FTI,2007.Text