USULAN STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT HASAN SADIKIN BANDUNG.
Masyarakat saat ini sudah semakin selektif dalam memilih dokter, rumah sakit ataupun tempattempat pelayanan kesehatan. Kebutuhan akan pelayanan kesehatan yang semakin meningkat mendorong Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung (RSHS) harus memberikan pelayanan yang dapat memberikan kepuasan pada pasien. Di samping itu pihak RSHS senantiasa berupaya untuk meningkatkan image atau citra di mata masyarakat dengan selalu memberikan pelayanan yang terbaik. Saat ini masih terdapat keluhan dari para pasien mengenai pelayanan yang diberikan oleh Bagian Rawat Inap Penyakit Dalam Kelas I, walaupun sudah menempati gedung dan fasilitas yang baru. . Untuk itu diperlukan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kualitas pelayanan beserta usulan perbaikan terhadap pelayanan Bagian Rawat Inap Penyakit Dalam Kelas I RSHS Bandung.
Untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien digunakan dimensi kualitas jasa Gronroos (1990, dalam James dan Kang, 2004). Dimensi ini terdiri dari Functional Quality, Technical Quality, dan Coprorate Image. Melalui dimensi kualitas jasa ini diidentifikasi teradapat 47 atribut kualitas pelayanan di Bagian Rawat Inap Penyakit Dalam Kelas I RSHS Bandung. Ke-47 atribut ini akan dijadikan kuesioner dalam tingkat kepentingan dan tingkat kepuasan pasien. Diagram Importance-Performance digunakan untuk mengetahui atribut-atribut pelayanan yang harus diprioritaskan untuk diperbaiki, yaitu atribut-atribut yang menempati kuadran I. Dari pengolahan data di dapat 6 atribut yang menempati kuadran I yaitu kerapihan penampilan perawat, keahlian petugas laboratorium dalam pengambilan darah, perhatian perawat terhadap kondisi pasien, keramahan petugas keuangan, keramahan petugas laboratorium, adanya central sound system untuk kepentingan pengunjung rumah sakit. Tahap selanjutnya adalah penentuan prioritas yang dilakukan dengan mengalikan rata-rata kepentingan dengan rata-rata ketidakpuasan. Prioritas yang didahulukan adalah nilai yang paling besar.
Dalam melakukan usulan perbaikan digunakan diagram pohon yang merupakan salah satu metoda New Seven Tools. Dari diagram pohon dapat diketahui usulan perbaikan dari setiap atribut dan tujuan dari perbaikan tersebut. Usulan-usulannya adalah adanya aturan yang jelas tentang prosedur pengambilan darah, praktikan didampingi pembimbing, Reward untuk karyawan berprestasi, sanksi yang jelas dan konsisten, pendidikan dan pelatihan tentang Customer Satisfaction, sistem pembayaran online, penambahan display.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2007).USULAN STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT HASAN SADIKIN BANDUNG. ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.USULAN STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT HASAN SADIKIN BANDUNG. ().Teknik Industri:FTI,2007.Text
MLA Style
.USULAN STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT HASAN SADIKIN BANDUNG. ().Teknik Industri:FTI,2007.Text
Turabian Style
.USULAN STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT HASAN SADIKIN BANDUNG. ().Teknik Industri:FTI,2007.Text