MODEL OPTIMASI PERAWATAN PENCEGAHAN GABUNGAN PADA MULTI KOMPONEN INDEPENDENT.


Pada umumnya, mesin dalam menjalankan proses produksi terdiri dari beberapa komponen, komponen yang digunakan lebih dari satu disebut dengan multi komponen. Dalam penelitian ini, komponen yang digunakan adalah multi komponen independent, sehingga apabila terjadi kerusakan komponen maka komponen yang rusak saja yang akan diganti. Adanya kerusakan komponen pada saat proses produksi dapat menyebabkan penurunan kinerja mesin atau deteriorasi mesin. Deteriorasi mesin dapat menyebabkan ketidaksempurnaan proses produksi sehingga proses produksi bergeser dari in control menjadi out of control. Adanya proses produksi yang tidak sempurna menyebabkan produk yang dihasilkan tidak sesuai dengan yang diinginkan. Maka dari itu, salah satu cara untuk mengatisipasi adanya deteriorasi mesin dapat dilakukan kegiatan perawatan.
Namun, apabila perawatan yang dilakukan secara berlebihan maka dapat menyebabkan ongkos produksi bertambah. Untuk meminimasi total ongkos produksi, maka dapat dilakukan perawatan dengan kebijakan group replacement yaitu melakukan penggantian komponen yang rusak pada waktu yang bersamaan. Group replacement bertujuan meminimasi total ongkos perawatan multi komponen karena ongkos penggantian beberapa komponen pada saat yang bersamaan akan lebih rendah dibandingkan total ongkos penggantian satu per satu komponen pada saat yang tidak bersamaan. Dengan demikian, dibutuhkan model optimisasi perawatan pencegahan gabungan pada multi komponen independent.
Multi komponen yang digunakan bersifat nonreparable yang artinya, komponen tidak bisa diperbaiki lagi apabila terjadi kerusakan atau kegagalan fungsi. Maka dari itu, tindakan perawatan yanga dapat dilakukan adalah do nothing (DN) yaitu mempertahankan atau tetap menggunakan komponen lama dan replacement (R) yaitu mengganti komponen lama dengan komponen baru. Model dasar yang dijadikan acuan dalam penelitian ini adalah model Usher, et al. (1998) dengan membagi horison perioda terbatas menjadi beberapa tahap yang merata. Pengembangan model dilakukan untuk untuk menjelaskan proses-proses yang akan dilakukan dalam mengembangkan model dari masalah yang diteliti, yakni pengambilan keputusan do nothing (DN) atau replacement (R) pada setiap akhir perioda.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang GESTI YUDISTYAWATI / 13.2003.113 / TI - Personal Name
0410057301 - Fifi Herni Mustofa, S.T., M.T - Personal Name
0425107701 - Hendro Prassetiyo, S.T., M.T. - Personal Name
No. Panggil 983TI/08
Subyek multi komponen independent
Fakultas FTI
Tahun Terbit 2008
Jurusan Teknik Industri
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2008).MODEL OPTIMASI PERAWATAN PENCEGAHAN GABUNGAN PADA MULTI KOMPONEN INDEPENDENT.().Teknik Industri:FTI

.MODEL OPTIMASI PERAWATAN PENCEGAHAN GABUNGAN PADA MULTI KOMPONEN INDEPENDENT.().Teknik Industri:FTI,2008.Text

.MODEL OPTIMASI PERAWATAN PENCEGAHAN GABUNGAN PADA MULTI KOMPONEN INDEPENDENT.().Teknik Industri:FTI,2008.Text

.MODEL OPTIMASI PERAWATAN PENCEGAHAN GABUNGAN PADA MULTI KOMPONEN INDEPENDENT.().Teknik Industri:FTI,2008.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id