// <![CDATA[PERANCANGAN EKSPERIMEN FAKTORIAL 3X UNTUK MENENTUKAN FAKTOR YANG BERPENGARUH SECARA SIGNIFIKAN TERHADAP BEBAN LENTUR GENTENG BERGLASIR.]]> SINTONG W. HUTAHAEAN / 13.2001.100 Penulis Drs. Hari Adianto M.T Dosen Pembimbing 1 0430127601 - Arie Desrianty S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2
Penambahan glasir pada permukaan genteng memberikan beberapa keuntungan. Keuntungan tersebut antara lain dapat menambah kekuatan genteng terhadap cairan dan dapat menambah keindahan genteng. Pada genteng berglasir terdapat beberapa syarat mutu yang harus dipenuhi sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Syarat mutu yang ditetapkan oleh SNI ialah mempunyai beban lentur minimum, peresapan air maksimum dan ketahanan terhadap kejut suhu. Untuk mendapatkan genteng keramik berglasir dengan nilai beban lentur yang memenuhi standar kualifikasi perlu diketahui faktor-faktor apa saja yang berpengaruh dalam proses pembuatannya. Saat ini belum diketahui bagaimana mendapatkan genteng berglasir dengan beban lentur yang sesuai standar. Dengan mengetahui faktor-faktor yang memberi pengaruh secara signifikan, diharapkan dapat menghasilkan genteng keramik berglasir dengan beban lentur yang memenuhi standar yang telah ditetapkan. Penelitian genteng berglasir dilakukan di Balai Besar Keramik dengan menggunakan alat uji beban lentur (bending strength machine). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap beban lentur genteng berglasir sehingga dapat mengurangi produk cacat. Faktor-faktor yang diteliti ialah faktor komposisi glasir (dengan level 62,5%:20%:17,5%, 65%:20%:15% dan 67,5%:20%:12,5%), faktor lama pembakaran (dengan level 13 jam, 14 jam dan 15 jam), faktor temperatur pembakaran (dengan level 850oC, 870oC dan 900oC). Pengolahan data untuk menentukan faktor-faktor dan interaksi faktor yang berpengaruh secara signifikan dilakukan dengan menggunakan metode perancangan eksperimen faktorial 3K. Penentuan faktor-faktor dan interaksi faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap beban lentur dilakukan dengan menggunakan ANOVA. Setelah diketahui faktor-faktor dan interaksi faktor yang berpengaruh secara signifikan kemudian dilakukan pengujian lanjutan dengan menggunakan uji Scheffe untuk mengetahui perbedaan signifikan antar level dari masing-masing faktor dan interaksi faktor. Faktor yang berpengaruh terhadap beban lentur genteng glasir ialah faktor komposisi glasir, faktor lama pembakaran dan faktor temperatur pembakaran. Interaksi faktor yang berpengaruh ialah interaksi faktor temperatur pembakaran dan komposisi glasir. Penambahan persen berat meni timbal dan pengurangan persen berat lempung menghasilkan kecenderungan peningkatan beban lentur genteng glasir. Penambahan waktu pembakaran dapat meningkatkan beban lentur genteng berglasir. Peningkatan suhu pembakaran dapat menaikkan beban lentur genteng berglasir. Penggunaan komposisi glasir 67,5%:20%:12,5% dengan suhu pembakaran 900oC tidak memberi perbedaan signifikan pada komposisi glasir 65%:20%:15% dengan suhu pembakaran yang sama.